Irma Deistya Pecinta kucing yang dulunya takut kucing, Kemudian mulai memberanikan diri dan akhirnya jatuh cinta terlalu dalam ke dunia perkucingan

Kucing Sphynx

Kucing Sphynx

Heihoo guys, balik lagi sama aku nih.. Nah setelah dari kemarin aku bahas kucing berbulu panjang dan berbulu pendek, sekarang aku akan membahas kucing tanpa bulu. HAHH? Emang ada? Bukan kucing kaliii ahh.. Nggak mungkin ada kucing tanpa bulu.. Hmmm, bhaiquelah genks, buat kamu yang masih bertanya-tanya atau kamu ingin semakin kenal sama si imut yang satu ini, dibaca terus yaah postingan aku 🙂

Kucing Sphynx

Kucing Sphynx diberikan nama sesuai dengan legendaris Mesir; Sphinx, karena penampilannya yang canggih dan sifat keanggunannya. Terlepas dari penampilannya yang mewah, kucing Sphynx merupakan teman yang lucu dan konyol, yang kadang-kadang malah berperilaku seperti anjing daripada kucing lho genks 😀

Mungkin kamu mengira kalau kucing Sphynx berasal dari Mesir karena menganggap bahwa kucing Sphynx sebagai hewan peliharaan Firaun, tetapi pada kenyataannya doi berasal dari Kanada lho genks. Baru tahu ya? Sama kok aku juga 😀

Kucing Sphynx jauh dari hanya sekedar kucing tanpa bulu, tapi kucing ini penuh dengan kepribadian. Tentunya kepopuleran kucing Sphynx sudah mendunia genks.

Yukk genks kita kulik sama-sama karakteristik si imut ini.

 

Apa Sih Kucing Sphynx itu?

Kucing Sphynx termasuk ke dalam jenis kucing yang tidak berbulu. Pendiri ras kucing ini terlahir dari kucing domestik tak berbulu di Toronto, Kanada di tahun 1966.

Tubuh kucing tidak berbulu ini merupakan hasil mutasi genetik alami. Para breeder mengawinkan kucing tak berbulu dengan kucing berbulu untuk menciptakan keturunan dengan kumpulan gen yang luas.

Harapannya adalah untuk menghindari jebakan terlalu banyak mengawinkan kucing sedarah serta menghasilkan jenis kucing yang sehat dan kuat, dan hasilnya adalah kucing Sphynx yang sekarang kamu lihat.

 

Ciri-Ciri Kucing Sphynx

Kucing Sphynx memiliki telinga yang sangat besar, tegak, dan dapat tumbuh setinggi 2 sampai 3 inchi. Sepasang mata besarnya melengkapi penampilan kucing ini sehingga mendapatkan julukan “alien yang ramah”. Ditambah dengan keeksotisan tubuhnya yang diseimbangi dengan perut buncitnya.

Di antara ras kucing yang paling mempengaruhi proses pembuatan kucing Sphynx adalah kucing Devon Rex, yang muncul bersamaan di satu waktu dengan kucing American Shorthair.

Kucing Sphynx

Kucing Sphynx memiliki telinga dan kecerdasan dari kucing Devon Rex yang dikombinasikan dengan kesehatan dan kekuatan kucing American Shorthair untuk melengkapi penampilan dan kepribadiannya.

Hingga saat ini, kucing Sphynx sudah banyak diakui di berbagai Asosiasi Pecinta Kucing di dunia, dan menjadi pusat perhatian pada pameran kucing.

 

Sejarah Kucing Sphynx

Ketika suku Aztec kuno membiakkan kucing tak berbulu pada ratusan tahun silam, kucing Sphynx yang saat ini kita kenal sebenarnya keturunan Kanada yang berasal dari Toronto pada tahun 1966 dari mutasi genetik yang tidak sengaja sehingga menyebabkan tidak berbulu. Kemudian beberapa breeder yang menyukai kucing tak berbulu mulai membiakkan secara individual kucing tak berbulu lainnya sehingga menghasilkan kucing tak berbulu secara konsisten.

Sebuah mutasi genetik menyebabkan lahirnya anak kucing tak berbulu dari kucing Elizabeth (kucing domestik hitam putih di Toronto, Kanada). Pemilik kucing Elizabeth itu mulai menyadari bahwa Prune (nama panggilan anak kucing tak berbulu) memiliki keistimewaan sehingga mulai membiakkannya secara individu.

Kucing Sphynx

Lalu, Prune bersama dengan anak kucing tak berbulu lainnya yang lahir pada pertengahan hingga akhir 1970-an, dikawinkan dengan kucing berbulu, termasuk kucing Devon Rex.

Gen “tak berbulu” bersifat resesif, jadi meskipun beberapa keturunannya tidak berbulu, tapi yang lainnya bisa memiliki bulu.

Awalnya kucing Sphynx disebut Canadian Hairless, namun para breeder akhirnya memilih Sphynx untuk ras kucing tak biasa ini, merefer pada patung batu kapur raksasa yang terdapat di gurun Mesir.

Kucing Sphynx mulai menjadi pilihan hewan peliharaan yang populer di Amerika Utara dan mendapat popularitas di Eropa Barat.

Ras kucing Sphynx mulai diakui oleh The International Cat Association (TICA) pada tahun 2005, Cat Fanciers Association di tahun 2002, dan beberapa asosiasi kucing lainnya di Eropa, meskipun terdapat beberapa perbedaan pada standar ras ini.

 

Apakah Kucing Sphynx Tidak Punya Bulu?

Kamu pasti beranggapan bahwa kucing Sphynx sepenuhnya tak berbulu yaa genks? Ternyata fakta menariknya tidak semua kucing Sphynx tidak berbulu lho.

Beberapa kucing Sphynx memiliki bulu halus di tubuhnya yang membuatnya seperti buah persik, sementara yang lainnya memiliki kulit buttery. Umumnya kucing Sphynx memiliki sedikit bulu pendek di hidung, telinga, bahkan di jari maupun ekornya.

Kucing Sphynx

Bertentangan dengan opini publik bahwa kucing Sphynx tidak hipoalergenik. Nyatanya alergi pada kucing disebabkan karena ketombe. Permasalahan ketombe, sel kulit mati, dan kerontokan terjadi pada semua jenis kucing, tidak terkecuali kucing Sphynx.

Pada beberapa orang yang memiliki kucing dengan bulu yang sedikit bahkan sama sekali tidak ada bulu, berdampak mengurangi reaksi alergi mereka. Tapi, jika kamu alergi kucing, maka kamu perlu berinteraksi secara langsung untuk memastikan bahwa alergi kamu tidak berpengaruh oleh rasnya, sebelum kamu membawa pulang si kucing yaa.

 

Kepribadian Kucing Sphynx

Kamu mungkin berpikir yang membedakan kucing Sphynx dengan ras kucing lainnya terletak pada bulunya saja. Tapi pemilik kucing Sphynx tahu bahwa jauh banyak hal lucu pada kucing mereka dibandingkan dengan ras kucing lainnya.

Kucing Sphynx sering digambarkan seperti “anjing” karena sifatnya yang penuh kasih sayang. Mereka suka disentuh dan merupakan snuggler (tukang cari posisi) yang hebat.

Kucing Sphynx

Sphynx ini juga sangat suka dekat dengan pemiliknya, meskipun sebagian dari kasih sayang mereka dihubungkan dengan mencari kehangatan, tapi ras ini tak dapat disangkal bisa melakukan apa saja untuk mendapatkan perhatian, termasuk membantu rutinitas sehari-hari kamu. 🙂

Kucing Sphynx juga dikenal canggung ketika melakukan aksi melucu, jadi kamu siap-siap untuk lebih banyak tertawa yaaa.

Kamu mungkin ingin memperhatikan lebih jari kaki mereka. Tapi kamu jangan khawatir, mereka tetap menggunakannya dengan cekatan, jari kakinya yang hampir panjang seperti tangan, merupakan jenis kucing Sphynx yang cerdas.

Ketika si kucing tidak mendapatkan perhatian dari kamu, dia yang penasaran dan energik akan berkeliling, memanjat cat tree-nya, mencari tempat-tempat yang tinggi, mengejar serangga, atau bahkan membuat kerusakan. 😀 Kucing ini juga sangat suka bermain laser atau puzzle yang bisa mengasah otak dan tubuh atletisnya.

 

Temperamen Kucing Sphynx

Kucing Sphynx adalah kucing sosial yang energik. Mereka juga suka berkumpul dengan sesamanya. Jadi, kalau kamu kerja seharian, kamu mungkin perlu untuk mempertimbangkan memiliki kucing Sphynx kedua, ras kucing lainnya, atau mungkin hewan peliharaan lainnya untuk menemani kucing Sphynx kamu.

Ketika si kucing mulai terbiasa dengan lingkungan atau situasi yang baru, mereka akan berkeliling di sekitaran rumah kamu.

Kucing Sphynx

Kucing Sphynx suka memiliki seseorang yang bisa dijadikan tempatnya untuk meringkuk sehingga dia tetap hangat. Dia juga suka berpegangan lho, dan kamu bisa mengajaknya tidur bersama, kemungkinan besar kucing Sphynx akan meringkuk di bawah selimut. Kamu bisa menganggapnya sebagai termos air panas hidup. 😀

Sifat kasih sayangnya yang dibalut dengan fisik kokohnya membuat kucing Sphynx menjadi kucing keluarga yang baik, dan mereka akan akur dengan anak-anak maupun hewan lainnya.

 

Ukuran Kucing Sphynx

Sphynx biasanya termasuk kucing berukuran sedang. Seperti ras kucing lainnya, untuk kucing Sphynx jantan memiliki ukuran yang lebih besar daripada kucing Sphynx betina. Kedua jenis kelamin ini, memiliki perut bulat yang merupakan ciri khas dari ras kucing ini.

 

Warna Kucing Sphynx

Tidak memiliki bulu bukan berarti kucing Sphynx tidak memiliki variasi warna juga lho genks. Kulit dari kucing Sphynx bisa menunjukkan pola warna apapun, mulai dari warna calico hingga tabby!

Pigmen yang biasanya untuk mewarnai bulu, pada kucing Sphynx justru mewarnai kulitnya, sehingga memberikan kesan eksotis dan ramping pada pola yang familiar.

Kucing Sphynx

Salah satu warna yang paling populer adalah kucing Sphynx blue.

Kulit mereka membentuk lipatan longgar. Tampilan keriput membuatnya terlihat selalu “khawatir” di alis mereka. Tapi hal ini yang tentunya membuat orang jadi jatuh cinta 🙂

 

Kesehatan Kucing Sphynx

Baik kucing ras murni maupun kucing campuran, keduanya tetap memiliki insiden beragam masalah kesehatan yang mungkin bersifat genetik. Kucing Sphynx pada umumnya kucing sehat, tapi hal itu tentu tetap bisa membuatnya rentan terhadap beberapa masalah kesehatan tertentu.

Kamu bisa mengajarkan kucing Sphynx kamu untuk menyikat giginya setiap hari untuk menghindari masalah kesehatan periodontalnya.

Kucing Sphynx rentan terkena masalah kulit, seperti urtikaria pigmentosa; yaitu penyakit kulit yang menyebabkan luka berkerak di tubuh, dan mastositosis kulit.

Kucing Sphynx

Masalah jantung merupakan masalah yang lebih besar pada kucing, yaitu hypertrophic cardiomyopathy, adalah penyakit jantung yang paling umum ditemukan pada kucing, yang menyebabkan otot jantung menebal, suatu proses yang disebut hipertrofi, atau secara singkatnya penebalan otot jantung.

Selain itu, kucing Sphynx juga rentan terkena miopati herediter, yang bisa mempengaruhi fungsi otot dan tentunya berdampak fatal. Namun, banyak para breeder mulai mengurangi terulangnya sifat ini pada garis keturunannya.

Mungkin kekhawatiran terbesar kucing Sphynx bukanlah dari keturunan, tapi dari obesitas, karena bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan, dari masalah persendian sampai diabetes.

Jangan biarkan perut kucing Sphynx kamu membuat kamu ingin memberikannya makanan terlalu banyak. Perut yang kencang dan bulat adalah normal, tetapi sebaiknya kamu berdiskusi dengan dokter hewan kamu mengenai berat badan ideal si kucing untuk memastikannya memiliki perut yang kencang dan bulat daripada yang obesitas.

 

Perawatan Kucing Sphynx

Kamu pasti berpikir kalau kucing Sphynx tak berbulu maka perawatannya akan lebih murah. TENOOOTTT, anggapan itu salah genks!

Kucing Sphynx mungkin tidak mengalami kerontokan seperti jenis kucing lainnya, tapi tetap saja mereka butuh perawatan juga. Kurangnya bulu pada kucing Sphynx artinya mereka butuh perawatan untuk mengatur minyak dan suhu tubuhnya.

Doi tetap butuh mandi minimal seminggu sekali atau bisa juga sebulan sekali yaah genks, tapi tergantung kucing kamu. Hal ini bertujuan supaya pori-pori kulitnya tidak tersumbat dan menghindarinya dari masalah kulit. Selain itu, memandikan kucing Sphynx juga akan mencegah furnitur atau bahkan baju kamu terkena noda minyak si kucing.

Kucing Sphynx

Kebanyakan anak kucing Sphynx dari breeder yang bertanggung jawab, pasti sudah terbiasa mandi beberapa kali sebelum kamu membawanya pulang. Jadi, selama kamu bisa membuat kegiatan mandi menjadi hal yang menyenangkan dan pengalaman yang positif, maka kucing Sphynx kamu akan belajar untuk menolerir bahkan menikmati kegiatan mandinya. Jangan lupa untuk menggosok lipatan dan kerutan di sela-selanya yaa.

Minyak pada kulit kucing Sphynx bisa mengakibatkan penumpukan lilin di sekitar kuku kucing kamu, yang perlu dibersihkan secara teratur, sehingga kamu perlu memotong kuku cakarnya. Sama halnya dengan ras kucing lainnya, kucing Sphynx pun tak luput dari telinga kotor, jadi kamu harus rajin membersihkannya juga yaa pakai cottonball.

Kucing Sphynx juga mudah kedinginan genks. Berikan baju untuk kucing kamu yaa supaya dia tetap hangat, bisa juga lho si manis ini menyelinap di dalam selimut kamu saat malam hari untuk mencari kehangatan. *Gapapalahya daripada selimut tetangga*. 🙂

Karena si Sphynx ini tidak berbulu yang bisa melindunginya dari sinar UV yang berbahaya, maka kulitnya jadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Sebaiknya, kamu mengurangi kegiatannya yang membuat si kucing terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Sama halnya dengan manusia, kucing Sphynx pun bisa terkena sengatan matahari jika terlalu lama di bawah sinar matahari. Karena alasan ini juga, sebaiknya kucing Sphynx di-indoorkan aja atau kalau berada di luar kamu perlu awasi ketat.

 

Rentang Hidup Kucing Sphynx

Kecuali sakit atau kecelakaan, kebanyakan kucing Sphynx memiliki rentang umur yang sama seperti kucing lainnya, yaitu berkisar 12 tahun sampai 16 tahun, bahkan lebih.

Umur panjang kucing kamu menandakan bahwa mengadopsi atau membeli kucing Sphynx merupakan keputusan jangka panjang yang tidak bisa dianggap sepele.

Kucing Sphynx kamu akan menemani bertahun-tahun yang akan datang, yang tentunya memerlukan biaya yang tidak murah.

 

Makanan dan Nutrisi Kucing Sphynx

Perut buncitnya menandakan bahwa kucing Sphynx suka makan. Mereka akan memakan apapun yang kamu berikan kepadanya, tapi ingat kamu harus perhatikan gizinya yaa.

Kucing Sphynx

Kucing Sphynx memiliki metabolisme yang tinggi dan sistem pencernaan yang sensitif, sehingga makan kecil dalam jarak waktu reguler sepanjang hari sangatlah ideal. Menyajikan makanan dengan cara ini juga mencegah si kucing tidak suka pada makanannya.

Beberapa pemilik kucing Sphynx memilih untuk memberikan kucingnya makanan mentah karena dianggap banyak manfaat kesehatan. Para ahli menyarankan untuk menu makanan kucing digilir, seperti ikan mentah (tuna, sarden), dan makanan basah kalengan.

Makanan kering kucing bisa membersihkan gigi kucing dan menjaga kesehatan gusinya, tapi kamu harus pastikan sedia minuman untuk si kucing untuk mencegahnya dehidrasi.

Kamu juga bisa memberikannya tougher cat chews yang bisa kamu dapatkan baik di petshop maupun toko online untuk menjaga gusi agar tetap sehat.

Daftar Harga Tougher Cat Chews

TokoHargaKeterangan
TokopediaRp. 85.900Tulang / Lingkaran
ShopeeRp. 54.610Roda 7 Warna

 

Harga Kucing Sphynx

Kamu sudah memutuskan kalau kucing Sphynx adalah kucing pilihan kamu? Pertanyaan selanjutnya pasti berapa sih harga kucing Sphynx?

Kucing Sphynx

Jawabannya akan tergantung dari beberapa faktor.

Anak kucing Sphynx dengan kualitas show atau garis keturunan pemenang kontes tentunya akan sangat mahal daripada anak kucing Sphynx yang orang tuanya tidak memiliki gelar apapun. Tetapi untuk ras kucing Sphynx akan membuat kamu merogoh kocek yang lumayan dalam untuk bisa membawanya pulang genks.

Harga termurah kucing Sphynx di Indonesia bisa kamu dapatkan di harga 4 juta rupiah untuk kucing berusia 8 bulan sampai 14.5 juta rupiah.

Harga kucing tak berbulu ini tampaknya terlalu tinggi, namun membiakkan kucing murni yang sehat tentunya memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

 

Breeder Kucing Sphynx

Setelah kamu baca lebih dalam si kucing Sphynx, mungkin kamu ingin membawanya 1 ke rumah kamu, terus kamu mulai bertanya-tanya dimana yaa breeder kucing Sphynx? Cara paling awal dan tentunya semua orang bisa lakukan adalah mencarinya di internet. Lalu, kamu cek secara terperinci kalau breeder yang hendak kamu pilih itu benar-benar memiliki reputasi yang baik.

Kucing Sphynx

Berikut beberapa hal yang harusnya ada di breeder pilihan kamu.

Pertama, jaminan kesehatan. Memastikan bahwa breeder akan membawa kembali anak kucingnya, lalu memberikan kamu kompensasinya, atau bisa juga menggantinya dengan anak kucing lain, jika si breeder mengembangkan masalah kesehatan yang serius dalam satu periode yang telah ditentukan. Tentunya, adanya jaminan kesehatan ini juga akan membuat kamu nyaman, karena merupakan indikator yang baik untuk breeder berkualitas yang artinya mereka cukup percaya diri bahwa garis keturunan kucing-kucingnya bisa menawarkan jaminan.

Pasti kamu juga ingin memastikan kalau breeder tidak membuat klaim yang tidak realistis. Satu hal yang harus diketahui bahwa tidak ada kucing yang dijamin bebas dari penyakit. Breeder bisa melakukan tes dan skrining secara teratur pada kucing yang dibiakkan untuk memastikan bahwa anak-anak kucingnya akan terlahir sehat. Tapi, banyak juga breeder yang memberikan janji palsu terlalu melebih-lebihkan kucing-kucingnya. Jadi kamu tetap harus teliti yaah.

Cara yang paling baik untuk mempersempit pencarian kamu adalah dengan mencari breeder yang secara teratur menunjukkan kucing mereka dan tentunya dengan dasar pengetahuan juga, atau kamu bisa mencari breeder yang telah diakui oleh Indonesian Cat Association.

 

Anak Kucing Sphynx

Kebanyakan breeder ternama tidak akan melepaskan anak kucing mereka sebelum berumur 12 sampai 16 minggu. Hal ini berlaku untuk seluruh ras kucing murni, meskipun anak kucing ras campuran sudah bisa diadopsi pada usia 8 minggu.

Anak kucing berumur 12 minggu sudah bisa diberikan vaksin pertama mereka, diberikan obat cacing, dan memiliki surat-surat pendaftaran, bersamaan dengan evaluasi dari dokter hewan.

Jika kamu menemukan breeder yang siap melepas anak kucing mereka sebelum berusia 12 minggu, sebaiknya kamu mencari breeder lain yaa.

 

Menyelamatkan Kucing Sphynx

Bayi kucing tak berbulu tidak untuk semua orang. Seperti anak kucing pada umumnya, semua anak kucing pasti selalu membuat kekacauan, membutuhkan sosialisasi, yang tentunya menghabiskan waktu dan energi. Selain itu, sulit juga melihat kepribadian mereka ketika sudah dewasa nantinya.

Ada beberapa opsi yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan kucing, yaitu kamu mencari kucing dewasa yang lebih tua, atau merescue kucing Sphynx jika kamu menemukannya.

Tapi, hal ini tentunya sangat jarang terjadi di Indonesia yaaa. Sekalipun kamu melihat kucing Sphynx berkeliaran di jalan, mungkin saja si kucing hanya tersesat bukan dibuang oleh pemiliknya.

 

Kucing Sphynx Campuran

Kepopuleran ras kucing ini tentunya akan ada beberapa campuran Sphynx di luaran sana. Beberapa dikawinkan dengan kucing tak berbulu lainnya atau kucing eksotis, sementara yang lainnya dikawinkan dengan kucing berbulu.

Dua campuran yang mungkin sudah kamu temui adalah SphynxieBob; yang merupakan hasil perkawinan antara kucing Sphynx dan kucing bobtail domestik, dan Bambino; yang merupakan campuran antara kucing Sphynx dengan kucing Munchkin.

Saat breeder melakukan perkawinan silang hal itu bertujuan untuk menjaga breed tetap sehat, mereka telah meng-cover anak kucing campuran Sphynx dengan harga yang lebih murah. Kucing-kucing ini mungkin memiliki rambut, tetapi mereka juga memiliki beberapa ciri kepribadian Sphynx yang khas dan patut dilihat.

 

Kedekatan Kucing Sphynx dengan Anak-Anak dan Hewan Peliharaan Lainnya

Kucing Sphynx termasuk kucing yang aktif dan suka bersosialisasi akan cocok sebagai pilihan keluarga yang memiliki anak-anak dan anjing ramah kucing. Kucing Sphynx akan belajar trik dengan mudah dan menyukai perhatian yang diberikan dari anak-anak yang memperlakukannya dengan baik.

Kucing Sphynx juga akan hidup damai dan akur bersama hewan peliharaan lainnya. Jangan lupa untuk selalu memperkenalkan hewan baru secara perlahan pada situasi yang aman dan selalu ajarkan hewan untuk hidup akur.

 

Penutup

Kucing Sphynx banyak lho dipelihara oleh artis di Indonesia, salah satunya Raditya Dika dan Uya Kuya.

Sama halnya dengan ras murni kucing lainnya, membeli dengan harga yang lebih mahal untuk menemukan breeder yang benar-benar bertanggung jawab tentunya mereka akan berupaya memastikan kesehatan genetik kucing-kucing mereka, serta merawat kucing-kucingnya dengan hati-hati dan memastikan mereka disosialisasikan dengan baik.

Tentunya anak kucing yang dibesarkan dengan baik harganya akan mahal.

Kulit kucing Sphynx butuh mandi dan perhatian yang teratur, dan mungkin kamu perlu melindunginya dari sinar matahari yang kuat, atau memberikannya selimut tambahan jika musim hujan.

Mayoritas kucing Sphynx merupakan kucing yang sehat, tetapi tetap ada resiko signifikan masalah jantung pada ras ini. Diskusikanlah dengan breeder pilihan kamu sebelum kamu membawa pulang salah satunya yaa.

Irma Deistya Pecinta kucing yang dulunya takut kucing, Kemudian mulai memberanikan diri dan akhirnya jatuh cinta terlalu dalam ke dunia perkucingan