Irma Deistya Pecinta kucing yang dulunya takut kucing, Kemudian mulai memberanikan diri dan akhirnya jatuh cinta terlalu dalam ke dunia perkucingan

Kucing Himalaya

Kucing Himalaya

Holaaa genks, gimana kabar kalian dan tentunya si manis? Semoga selalu sehat yaaah.. Postingan aku sebelumnya aku sudah membahas mengenai Kucing Persia dan Kucing Anggora. Kalau kamu belum membacanya, kamu tinggal klik aja..

Nahh kamu pasti sudah tahu kan kali ini aku mau membahas mengenai serba-serbi kucing Himalaya *judulnya aja udah Himalaya masa iya bahas kucing Sphynx*. Kita juga akan membahas mengenai sejarahnya si kucing Himalaya ini, penyakit yang mungkin pada kucing Himalaya, sampai cara merawat dengan baik kucing Himalaya..

Kucing Himalaya

Pokoknya aku bakal bikin panduan selengkap mungkin buat kamu genks, supaya kamu bisa tercerahkan sama seperti bulunya si Himmy ini

Baiklah jangan berlama-lama lagi lah yaa, mending langsung check this out!

 

Apa sih Kucing Himalaya ?

Jadiii genks, kucing Himalaya itu memiliki tubuh kucing Persia dengan sentuhan ala kucing Siam.. Hasilnya yaitu si kopi susu nan manis siapa lagi kalau bukan kucing Himalaya \./ >.< \./

Kucing Himalaya 1

Si Himmie ini dianggap sebagai “raksasa lembut” di dunia perkucingan lho genks. Why? Karena meskipun mereka berbadan besar, tetapi mereka menyukai perhatian dan kasih sayang dari kamu.

Selain itu kucing Himalaya juga memiliki kepribadian yang manis dan tentunya bisa menyenangkan kamu.

 

Ciri-Ciri Kucing Himalaya

Kucing Himalaya atau Himmie singkatnya, adalah bahasa Persia dalam gaya bahasa Siam. Ciri-ciri utama si Himmie ini ialah berbulu panjang seperti Sutra kucing Persia dengan colorpoint seperti kucing Siam, serta memiliki mata biru.

Kucing Himalaya 4

Kucing Himalaya yang bertubuh kekar dan berbadan tebal memiliki dada yang lebar dan dalam, perut bulat, dan tulang yang kokoh. Kucing Himalaya yang sehat bisa kamu perhatikan karena memiliki otot dan juga padat, tetapi tidak terlalu gemuk.

 

Sejarah Kucing Himalaya

Tidak seperti jenis kucing lainnya yang memiliki sejarah yang panjang, kucing Himalaya baru ada di dunia ini selama 100 tahun genks.

Kucing Himalaya ini merupakan jenis kucing buatan manusia yang dikembangkan selama tahun 1920an sampai 1930an dari persilangan antara kucing Persia dengan kucing Siam yang bertujuan untuk membawa colorpoint dan mata biru kucing Siam serta mencari tahu bagaimana gen colorpoint kucing Siam diwariskan.

Kucing Himalaya 2

Di tahun 1935, seorang peneliti dari Harvard Medical School bernama Clyde Keeler bersama dengan seorang breeder bernama Virginia Cobb mengembangbiakkan secara selektif kucing Persia jantan berbulu hitam dengan kucing Siam betina selama bertahun-tahun untuk mempelajari karakteristik genetik (colorpoint) yang akan diwarisi dan mengembangkan kucing berbulu panjang dengan titik warna khas kucing Siam. Penelitian ini bukan bertujuan untuk menciptakan jenis kucing baru.

Setelah membuat dan mengembangbiakkan beberapa seperindukan, para peneliti ini akhirnya mendapatkan kucing Himalaya pertama yang diberi nama Debutan Newton.

Proses pengembangbiakkan melambat selama Perang Dunia II, tetapi setelah perang, seorang breeder Amerika bernama Marguerita Goforth mencoba “resep” Cobb-Keeler untuk mendapatkan pola titik warna dengan cara membiakkan kembali kucing ke kucing Persia untuk mendapatkan jenis kucing baru.

Akhirnya Goforth berhasil mengembangbiakkan kucing bertubuh Persia pertama dengan pewarnaan wajah kucing Siam. Setelah kucing Himalaya sudah dibesarkan dengan baik, lalu jenis kucing baru ini mulai didaftarkan.

Pada tahun 1957, jenis kucing Himalaya mulai diakui secara resmi oleh CFA dan ACFA. Lalu beberapa tahun kemudian CFA mefeklasifikasi kucing Himalaya sebagai variasi warna Kucing Persia, karena jenis tubuh mereka dianggap serupa. Saat ini, masih banyak organisasi yang tidak menganggap kalau kucing Himalaya dan kucing Persia sebagai jenis kucing terpisah.

Kucing Himalaya mungkin dikembangbiakkan dengan kucing Persia atau kucing Exotic dalam beberapa asosiasi, tetapi kucing Siam tidak lagi diikutsertakan dalam program pengembangbiakkan ini lagi. Dan sekarang, banyak yang tidak peduli bagaimana anggapan orang tentang kucing Himalaya, yang kita tahu bahwa kucing Himalaya adalah salah satu kucing yang populer di dunia.

 

Ukuran Kucing Himalaya

Kucing Himalaya jantan dewasa biasanya memiliki berat badan 4.5 kg sampai 7 kg, sementara kucing himalaya betina dewasa memilik bobot lebih kecil, yakni 3.5 kg sampai 5.5 kg.

Kucing Himalaya 5

Kucing Himalaya memiliki tubuh sedang hingga besar dengan bulu panjangnya, membuatnya tampak lebih besar dari yang disarankan oleh beratnya.

Karena fisiknya yang solid, mungkin kucing Himalaya terlihat gemuk, tetapi jika mereka berada dalam kisaran yang ditunjukkan, maka kamu tidak perlu khawatir karena kucing Himalaya kamu berada pada berat badan yang sehat.

 

Warna Kucing Himalaya

Pasti kamu sudah tidak asing lagi kan dengan si Himmie ini? Tanpa aku kasih tahu pun, pasti kamu sudah khatam bagaimana penampilan si Cookies and Cream ini yaa khaaan? Yuuuppp betul banget genks, kucing Himalaya memiliki bulu di sepanjang tubuhnya yang berwarna putih gading sampai krim pucat dan tentunya pada bagian colorpoint nya berwarna gelap.

Kucing Himalaya 6

Yang termasuk colorpoint gelapnya itu adalah cakar, kaki, wajah (seperti pakai masker lumpur genks 😀 ), telinga, ekor, dan khusus untuk kucing Himalaya jantan terdapat colorpoint di bagian skrotumnya.

Di bagian wajah si Himmie yang selalu “bermaskeran” ini berhubungan mulai dari area atas mata, lalu dagu, dan melintasi pipi. Pewarnaan di bagian hidung kucing Himalaya juga akan dicatat sebagai variasi ras.

Selain itu, tanda kaki juga termasuk bagian dari colorpoint yang meliputi warna bulu dan bantalan yang sudah ditentukan.

Tanda ideal telinga yang baik mungkin menandakan di ujung telinga, seluruh telinga, maupun bagian dalam telinga yang terdapat colorpoint dari kucing Himalaya.

 

Colorpoint dan Suhu Tubuh Kucing Himalaya

Colorpoint pada kucing Himalaya diciptakan dari mutasi enzim yang membuat melanin (penyebab pigmentasi) dalam kombinasi suhu tubuh alami dan suhu lingkungan. Enzim yang bermutasi inilah yang menyebabkan pigmentasi pada bagian tubuh kucing yang paling dingin, baik pada 1 titik area maupun sebagian area.

Kucing Himalaya 19

Pada kucing Himalaya, suhu tubuh merupakan hal yang penting karena sangat memengaruhi proses colorpoint kucing Himalaya, dimana kucing Himalaya yang tinggal di daerah yang dingin akan menunjukkan colorpoint yang mereka miliki lebih gelap daripada kucing Himalaya yang tinggal di daerah panas.

Pada daerah yang paling dingin, pigmentasi dapat terlihat dari ujung terluar bulu tubuh, yuup bagi si Himmie semakin gelap colorpointnya  maka akan semakin manis lah dia seperti gula jawa 😀

 

Jenis Warna Kucing Himalaya

Kucing Himalaya ada beraneka macam warna lho genks, ada kucing Himalaya Black, kucing Himalaya Blue, dan kucing Himalaya White.

Banyaknya variasi warna dan pola kucing Himalaya berasal dari empat warna titik dasar kucing Siam, yaitu Seal, Chocolate, Blue dan Lilac.

Kucing Himalaya Seal Point merupakan tipe kucing Himalaya populer dan mencolok karena habis maskeran lumpur tapi lupa dibersihkan  hobinya memamerkan colorpointnya yang warna cokelat tua bahkan hampir hitam, dan dianggap paling mirip dengan khasnya kucing Siam. Kucing Himalaya berwarna cokelat memiliki warna cokelat susu yang lebih halus.

 

Kucing Himalaya Campuran

Di beberapa kasus, terdapat perkawinan silang antara 2 kucing Himalaya yang kemungkinan menghasilkan anak kucing Himalaya Lilac Point, yang kemudian anak kucing Himalaya Lilac Point ini harus dikawinkan lagi dengan sesama Himalaya Lilac Point.

Sedangkan, dua kucing Himalaya Seal Point bisa menghasilkan anak kucing Himalaya Seal, Blue, Chocolate, atau Lilac Point.

Kalau kamu mengawinkan kucing Himalaya Blue Point dengan kucing Himalaya Chocolate Point maka kamu akan mendapatkan anak kucing Himalaya Seal, Blue, Chocolate, dan Lilac Point juga lho genks.

Selain itu, kucing Himalaya juga bisa menghasilkan pola khas kucing Lynx atau tortoiseshell, atau bisa juga menghasilkan warna Chocolate Lynx atau Seal Tortie Lynx.

Warna bulu dari 1 indukan yang pasti tidak selalu langsung diketahui sampai si anak kucing terlahir lalu menunjukkan bulunya.

 

Perawatan Kucing Himalaya

Perawatan pada kucing Himalaya tidak jauh berbeda dari kucing Persia, yaitu mereka juga harus digosok giginya setiap hari atau kalau kamu sibuk bisa lah kamu lakukan seminggu sekali yaah genks daripada nggak sama sekali yaaa khan. Karena kalau kamu tidak gosok gigi si kucing Himalaya ini dia rentan terkena penyakit periodontal genks 🙁

Kucing Himalaya 7

Untuk melindungi furnitur rumah kamu dan juga ancaman cakaran dari kucing kamu 😛 , sebaiknya kamu juga rajin memotong kuku cakar kucing kamu secara teratur kalau sudah dirasa memanjang yaah. Periksa juga seminggu sekali kuku cakarnya, lalu rapikan seperlunya untuk menjaga cakarnya tetap sehat dan juga terhindar dari cedera.

Selain itu, kamu juga periksa kebersihan telinga kucing kamu genks. Telinganya yang runcing menyebabkan si Himmie ini rentan terkena kotoran atau serpihan yang bisa membuat infeksi atau penyakit telinga lainnya.

Kalau kamu melihat kotoran di telinga kucing kamu, kamu bisa membersihkannya menggunakan cotton ball jangan pakai cotton bud yaah genks lalu bersihkan dengan lembut. Kalau telinga si kucing memerah atau meradang, sangat kotor, kamu harus segera membawanya ke dokter hewan yaa.

Si Himmie ini punya masalah excessive tearing, jadi kamu harus rajin membersihkan sudut matanya setiap hari yaa genks supaya tidak meninggalkan noda di bawah matanya.

Kucing Himalaya memiliki kebutuhan olahraga yang rendah, tetapi dia akan sangat menyenangkan dan selain itu dia bisa membuat kerusuhan kalau lagi bosan *loe rese kalo lagi laper* kok tetiba aku jadi pengen sn***ers genks 🙁 Biar doi nggak rese kamu bisa bikin dia sibuk dengan kasih si Himmie ini banyak mainan trus kamu luangkan waktu kamu beberapa menit untuk mengajaknya bermain setiap hari.

Karena si Himmie ini kucing yang menyenangkan dan nggak matrealistis kek emak-emak di sinetron azab Indosiar 😀 dia akan tetap terhibur lho genks meskipun kamu cuma kasih mainan bola dari kertas.

 

Grooming dan Shedding Kucing Himalaya

Grooming

Hal yang paling penting dari merawat kucing Himalaya adalah dedikasi waktu yang akan kamu berikan setiap harinya. Karena kucing Himalaya memiliki bulu yang panjang dan sehalus sutra itulah yang membuatnya harus disisir setiap hari agar bulunya tidak kusut serta menghilangkan debu dan kotoran yang mungkin menempel di bulunya.

Kucing Himalaya 8

Jangan pernah lewatkan 1 hari pun untuk tidak menyisir bulu kucing Himalaya yaa karena selain merepotkan kamu (perlu tenaga ekstra jika di bulunya banyak kotoran) dan juga akan menyakiti kucing kamu (sisir bisa aja nyangkut karena kusut) sehingga bisa bikin hairball.

Meskipun kamu meng-indoor-kan kucing Himalaya, kamu tetap harus memandikan kucing kamu minimal sebulan sekali yaah genks. Apalagi kalau kucing Himalaya kamu suka berkeliaran di luar rumah, maka kamu harus rajin memandikannya seminggu sekali.

 

Shedding

Sebenarnya antara shedding dengan produksi alergen tidak berkorelasi secara langsung, tapi jika kamu concern akan hal alergi, maka kucing Himalaya bukanlah pilihan yang tepat untuk kamu sebagai teman di rumah kamu.

Himalaya dianggap sebagai kucing yang memiliki tingkat kerontokan bulunya tinggi.

Ini artinya akan banyak bulu bertebaran di rumah kamu, pakaian, furnitur, dll daripada kucing yang tingkat kerontokannya rendah.

Manfaat lain dari grooming kucing Himalaya secara teratur adalah membersihkan bulu kucing kamu dari kotoran, tapi selain itu juga kamu harus bersiap menerima gelombang kedua bulu berterbangan di rumah kamu. Kayak buah simalakama yaa genks atau kalau kata Warkop DKI mah “maju kena mundur kena” 😀

 

Kepribadian Kucing Himalaya

Meskipun si Himmie memiliki aneka ragam corak warna yang membuat mereka tampak anggun dan serius tapi percayalah bahwa si Cookies and Cream ini perilakunya sangat manis. Karena kucing Himalaya mengadopsi sifat kasih sayang dari kucing Persia dan sedikit dosis talkative dari kucing Siam.

Kucing Himalaya 9

Kucing Himalaya tidak selalu memperlihatkan kehadirannya dengan mengeong keras, ia lebih suka memperlihatkan tatapan sayu dari mata biru besarnya dengan khas meong-an lembut dan manisnya itu.

Kucing menggemaskan ini senang dibelai lembut dan disisir, meskipun terkadang Himmie bersikap tegas, tapi dia tidak akan menolak belaian kamu genks.

 

Temperamen Kucing Himalaya

Yang harus kamu ingat, kucing ini tipe yang penyayang bukan tipe yang suka cari masalah 😀

Si Himalaya ini bukan tipe yang suka naik-naik ke puncak gunung tinggi-tinggi sekali *Plakkkk malah nyanyi pulak* alias memanjat furnitur rumah kamu atau tukang nyari masalah, si Himmie ini lebih suka cuddling atau jadi pajangan aja tuh di rumah kamu. Dia juga suka bermain dengan bola atau mainan yang kamu beli di toko genks.

Selain itu, karena kucing Himalaya ini tipikal kucing pendiam, jadi hobinya itu bermalas-malasan di rumah atau dia juga suka tuh kalau berpelukan sepanjang hari sama kamu.

Himmie ini juga cukup pintar lho genks, dia bisa ikut merasakan suasana hati kamu dan bereaksi dengan baik, kalau kamu lagi bersedih Himmie ini akan berusaha untuk menghibur kamu.

Meskipun si Himmie ini berbulu panjang, colorpoint-nya eye catching, kucing ini bukan kucing terbaik ketika berurusan dengan anak-anak yang terlalu aktif. Kecuali anak-anak yang bisa memperlalukan kucing Himalaya dengan lembut maka si Himmie ini juga tidak segan-segan akan memperlalukan anak-anak dengan lebih baik pula.

 

Kesehatan Kucing Himalaya

Baik kucing keturunan maupun kucing campuran memiliki insiden beragam terhadap masalah kesehatan yang mungkin bersifat genetik.

Meskipun variasi genetik kucing Himalaya memiliki beberapa perlindungan terhadap masalah kesehatan yang diwarisinya, tapi tidak menutup kemungkinan kalau kucing Himalaya juga rentan terhadap kondisi tertentu. Tidak semua kucing Himalaya memiliki masalah kesehatan, tapi penting untuk kamu mengetahuinya di awal, kalau kamu ingin kucing kamu berkembang.

Kucing Himalaya 10

Hairball yang disebabkan karena pada saat menyisir tidak telaten bisa menyebabkan si Himmie ini mengalami komplikasi pada pencernaan dan pernafasannya. Tetapi yang terpenting bahwa kucing Himalaya memiliki struktur kepala yang sama dengan kucing Persia.

Kucing Himalaya bisa mengalami brachycephaly yaitu kondisi serius pada kucing yang disebabkan karena pembiakkan untuk terlihat seperti berwajah datar. Masalah kesehatan yang biasanya terjadi akibat brachycephaly ini yaitu kesulitan bernafas. Ini juga salah satu alasan mengapa kucing berwajah datar selalu terlihat lesu atau kekurangan energi.

Bukan karena si Himmie ini tidak suka berlarian seperti anak kucing berhidung panjang lainnya, tetapi karena mereka tidak bisa mendapatkan cukup oksigen ke dalam sistem mereka untuk mendukung gaya hidup lebih aktif. Wajah datar pada dasarnya adalah sebuah kecacatan.

Kesulitan bernafas menyebabkan si kucing lebih suka bermalas-malasan, lalu berat badannya meningkat, dan kontrol suhu tubuh buruk. Tapi bukan hanya itu saja masalah kesehatan yang disebabkan karena struktur wajah mereka datar.

 

Gangguan Kesehatan Kucing Himalaya

Kucing brachycephalic memiliki saluran air mata yang terdistorsi, sehingga alih-alih mata kucing Himalaya menjadi lembab malah yang ada menjadi  mengalir secara alami ke dalam hidung, ia mengalir ke bawah wajah si Himmie yang menyebabkan dermatitis, infeksi saluran air mata belum lagi pewarnaan bulu yang tidak sedap dipandang.

Kucing Himalaya 11

Tengkorak yang memendek menandakan bahwa rongga mata terlalu dangkal sehingga membuat mata melotot dan rentan terhadap kerusakan dan masalah kornea yang bisa sangat menyakitkan. Pada beberapa kucing brachycephalic, bulu yang terlipat di sekitar mata benar-benar menggosok permukaan mata yang menyebabkan rasa sakit dan iritasi.

Kekhawatiran serius lainnya untuk mata kucing Himalaya Anda adalah atrofi retina progresif dini (PRA). Ini adalah mutasi turunan yang umum terjadi pada kucing Persia yang umumnya menyebabkan kebutaan total pada usia 16 minggu. Breeder yang baik harusnya mengetahui mutasi ini dan kucing yang menderita PRA harus dikebiri.

Selain masalah mata, kucing Himalaya juga bisa terkena ringworm (kurap) karena memiliki bulu yang panjang dan lebat. Kamu harus segera membawa kucing Himalaya ke dokter hewan jika muncul bintik-bintik merah dan bersisik secepat mungkin yaah genks karena dikhawatirkan ada infeksi kurap.

Kucing Himalaya juga rentan terkena penyakit gagal ginjal polikistik (PKD). PKD ini adalah kondisi bawaan yang menyebabkan pembesaran ginjal dan disfungsi ginjal. Hal ini tidak segera mengancam jiwa tetapi harus dirawat sedini mungkin untuk mencegah perkembangan kista baru dan mengurangi risiko infeksi bakteri berbahaya.

Penyakit PKD biasanya perlu mengeluarkan uang yang tidak sedikit dan pada akhirnya malah berkontribusi pada kematian kucing kamu sebelum waktunya.

Kabar baiknya, ada tes DNA untuk PKD dan breeder harus mengkonfirmasi anak kucing yang kamu beli telah menguji PKD dan hasilnya negatif.

Penyakit lain yang umumnya terjadi pada kucing Himalaya yaitu maloklusi gigi, yaitu kondisi dimana gigi tidak bisa menyatu dengan baik; excessive tearing; sindrom hiperesthesia kucing, yaitu gangguan sistem saraf; sensitivitas panas; dan seborrhea oleosa, yaitu suatu kondisi kulit yang menyebabkan rasa gatal, kemerahan dan kerontokan rambut

 

Rentang Hidup Kucing Himalaya

Banyak sumber mengatakan bahwa kucing Himalaya memiliki harapan hidup 15 tahun atau lebih. Meskipun tidak ada banyak bukti yang pasti untuk mendukung klaim ini, tetapi karena kucing Himalaya dan kucing Persia 1 kelompok maka data umur kucing Persia menjadi indikator umum terhadap harapan hidup kucing Himalaya

Satu studi umur panjang kucing yang dilakukan di Inggris menemukan fakta bahwa kucing Persia memiliki umur rata-rata 14 tahun. Ini sebanding dengan kucing persilangan dan malah lebih baik daripada beberapa kucing ras murni lainnya.

Kucing Himalaya 12

Masa hidup moderat ini terlepas dari sistem pernafasan kucing Himalaya yang agak terkompromikan yang juga sebenarnya mengganggu kemampuan kucing Himalaya untuk mengatur suhu tubuhnya sendiri secara efektif.

Karena, kucing Himalaya akan berjuang dalam suhu yang hangat untuk mengontrol suhu tubuhnya, maka sebaiknya kucing Himalaya berada di lingkungan yang sejuk dan ber-AC. Kucing Himalaya juga seharusnya tidak diizinkan di luar ketika panas meskipun pada kenyataannya sebagian besar kucing Himalaya disimpan di dalam ruangan sepanjang tahun.

Selain menjaga suhu tubuh mereka agar tetap teratur, menjaga kucing Himalaya di dalam ruangan mengurangi kemungkinan mereka perlu mempertahankan diri terhadap hewan lain atau menjadi sakit karena terpapar hewan lain atau bahaya lingkungan.

 

Makanan dan Nutrisi Kucing Himalaya

Kebutuhan nutrisi kucing kamu tergantung dari umur, berat badan, dan juga tingkat aktivitasnya, jadi kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter hewan kamu untuk menanyakan nutrisi yang tepat serta jadwalnya yang baik.

Karena kucing Himalaya seperti “alat cukur berjalan” maka doi rentan banget terhadap hairball. Jadi kamu harus mencari makan yang tinggi serat, atau makanan yang khusus untuk mengurangi hairball.

Kucing Himalaya 13

Untuk menjaga agar colorpoint itu tetap berwarna, carilah makanan dan nutrisi yang banyak mengandung vitamin dan mineral penting.

Salah satu merk makanan yang bagus untuk kucing Himalaya adalah Royal Canin Feline Health Nutrition Indoor Adult Dry Cat Food karena makanan kucing ini cocok untuk kucing berbulu panjang dan diformulasikan untuk meningkatkan pigmen.

Obesitas pada kucing tentunya merupakan masalah pada semua jenis kucing. Jadi sebaiknya kamu berhati-hati untuk tidak memberi makan kucing selama waktu makan reguler atau dalam jumlah berlebihan. Jika kucing kamu mengalami kenaikan berat badan yang terlalu drastis maka kamu harus segera menjadwalkan untuk bertemu dokter hewan agar membuat rencana diet khusus.

 

Anak Kucing Himalaya

Anak kucing Himalaya selalu terlahir dengan warna bulu putih bersih (karena keadaan di dalam rahim kucing yang hangat), tetapi anak kucing Himalaya akan mulai menunjukkan colorpoint nya ketika sudah berusia 1 minggu.

Kucing Himalaya 14

Tetapi ada juga kasus dimana anak kucing Himalaya baru menunjukkan colorpoint aslinya ketika usia 12 hingga 16 minggu.

Mata anak kucing Himalaya berwarna biru cerah sejak mereka membuka matanya pertama kali di dunia ini.

Tips Memilih Anak Kucing Himalaya

Banyak cara yang bisa kamu pilih untuk mendapatkan si Cookies and Cream ini genks. Kamu bisa langsung membelinya di breeder terpercaya, mengadopsinya dari rumah penampungan hewan, atau merescue kucing yang sudah tua. Metode mana yang kamu pilih bisa disesuaikan dengan kondisi dan perasaan kamu.

 

Breeder Kucing Himalaya

Menemukan anak kucing Himalaya yang sehat bisa kamu temui dari breeder yang memiliki reputasi baik.

Kamu bisa mencari breeder yang sudah terdaftar di 1 atau lebih asosiasi seperti ICA, CFA, atau FIFe. Karena asosiasi ini mengharuskan para anggotanya untuk mematuhi kode etik tentang perawatan kucing dan juga keabsahan garis keturunan.

Kucing Himalaya 15

Kalau kamu mencari di breeder lokal, kamu bisa janjian terlebih dahulu untuk melihat secara langsung kucing dan breedernya.

Jika lokasi breeder jauh dari rumah kamu, kamu bisa melakukan pengecekan dari website atau sosial media mereka, lalu periksa kembali bagaimana sejarah kucing kamu dan juga testimoni orang yang sudah pernah membeli dari breeder itu.

 

Menyelamatkan Kucing Himalaya

Karena kucing Himalaya rentan terhadap banyak masalah kesehatan dan memerlukan perawatan sehari-hari, tidak jarang mereka banyak ditinggalkan oleh pemiliknya dan dirawat oleh rescuer yang baik hati.

Jika kamu mengadopsi kucing Himalaya dari rumah penampungan, maka kamu tidak akan mendapatkan informasi tentang garis keturunannya tapi kamu bisa menghemat banyak uang kamu kan, dan yang terpenting kamu bisa menyelamatkan 1 nyawa kucing!

Sama halnya dengan membeli kucing, mengadopsi kucing Himalaya maka kamu harus mempersiapkan diri kamu untuk merawat sepenuh hati si Himmie ini.

 

Harga Kucing Himalaya

Kucing Himalaya dengan sertifikat pedigree harganya bisa mencapai 8 juta rupiah genks.

Kucing Himalaya 16

Untuk kucing Himalaya dengan kualitas show tentunya harganya akan semakin meroket yaitu bisa kisaran 12 juta rupiah. Tapi kamu juga bisa membeli jenis kucing Himalaya yang memang peruntukkannya sebagai hewan peliharaan di rumah.

Harganya tentu akan sangat merangkak yaitu kisaran 800 ribu rupiah sampai 2.5 juta rupiah.

 

Kedekatan Kucing Himalaya dengan Anak-Anak dan Hewan Peliharaan Lainnya

Kucing Himalaya 17

Kucing Himalaya bukan pilihan terbaik untuk rumah yang penuh dengan anak-anak dan anjing yang ramai, tetapi sebenarnya kucing Himalaya tidak keberatan menjadi objek perhatian anak yang lembut dan ramah atau menggosok anjing ramah yang tidak mengejar mereka atau membuat mereka cemas dan takut.

Apakah Kucing Himalaya Cocok untuk Kamu?

Brachycephaly adalah satu kondisi serius yang bisa mempengaruhi kucing Himalaya sampai batas tertentu. Setiap anak kucing brachycephaly yang dijual memaksa para breeder untuk terus menciptakan kucing yang berwajah datar. Ini merupakan masalah utama pada advokasi kucing yang telah menyerukan perubahan standar breeding.

Kucing Himalaya 18

Tentunya hal ini akan jadi pertimbangan besar bagi kamu untuk membeli jenis kucing berwajah datar ini, termasuk si Himalaya yang manis ini.

Tapi jika kamu sudah jatuh hati pada si Cookies and Cream ini, kamu bisa mencoba mencari yang berwajah tidak terlalu ekstrim datarnya. Satu hal yang harus kamu ingat, bahwa kucing Himalaya tidak seperti kucing Persia yang harus menunjukkan wajah datarnya, kamu bisa memilih kucing Himalaya yang berwajah bulat yaa genks. Ini akan membantu mengurangi resiko komplikasi pernafasan.

 

Kesimpulan

Ada beberapa kekhawatiran yang dialami oleh dokter hewan maupun ahli hewan di seluruh dunia mengenai breeding hewan dengan disabilitas khusus. Karena banyak orang menganggap brachycephaly sebagai suatu kecacatan.

Karena alasan ini, aku tidak merekomendasikan kucing Himalaya untuk kamu meskipun si Himmie ini punya banyak kualitas yang sudah disebutkan di atas.

Tapi, jika kamu sudah terlanjur jatuh cinta dan memutuskan untuk membeli kucing Himalaya ini, maka kamu harus memilih indukan yang memiliki hidung yang terpanjang sebisa mungkin. Kamu juga harus waspada karena banyaknya masalah kesehatan umum yang bisa terjadi pada kucing Himalaya.

Selain itu, kamu juga harus mencari breeder yang mau diajak diskusi mengenai masalah ini dan juga penjelasan dari mereka bagaimana mereka melakukan peningkatan kesehatan pada kucing Himalaya.

Irma Deistya Pecinta kucing yang dulunya takut kucing, Kemudian mulai memberanikan diri dan akhirnya jatuh cinta terlalu dalam ke dunia perkucingan