Irma Deistya Pecinta kucing yang dulunya takut kucing, Kemudian mulai memberanikan diri dan akhirnya jatuh cinta terlalu dalam ke dunia perkucingan

Jenis-Jenis Kucing

Kucing

Siapa sih orang yang tidak mengenal hewan satu ini? Bahkan dari kita kecil pun, ketika orang tua kita menjelaskan nama-nama hewan pasti salah satunya adalah kucing. Seperti yang kita tahu, kucing merupakan salah satu hewan yang paling banyak dipelihara orang, karena sifatnya yang lucu dan menggemaskan.

Mungkin kamu sering mendengar kucing Persia, kucing Anggora, kucing Maine Coon, kucing kampung, atau bahkan kucing Sphynx. Nah, fakta mengejutkannya adalah ternyata sangat banyak ras kucing di dunia lho genks, ada ratusan jenis kucing yang tersebar di berbagai negara.

Artikel ini juga penting banget buat kamu yang lagi bingung mau adopsi jenis kucing apa di rumah kamu jadi kamu bisa memutuskannya dengan baik. Yukk, kita mulai bahas satu-persatu jenis-jenis kucing di dunia.

 

Daftar isi

1. Abyssinian

Kucing Abyssinian

Kucing aktif yang satu ini asalnya dari Ethiopia genks. Si Abys; panggilan doi, memiliki tampilan yang anggun, yaitu kepala yang sedikit berbentuk baji, telinganya setengah menangkup, ukuran tubuhnya sedang serta otot yang berkembang dengan baik. Kakinya juga panjang dan ramping serta dilengkapi dengan bulunya yang pendek. Kalau dilihat sekilas, ciri fisik Abys ini mirip dengan kucing Mesir kuno. Warna bulu kucing Abyssinian ada empat, yaitu ruddy, red, blue, dan fawn. 

Kucing Abyssinian ini bukan tipe kucing yang senang rebahan, doi lebih suka bergaul dengan anak-anak atau hewan peliharaan lainnya. Abys juga tipe kucing yang memiliki rasa semangat yang tinggi dan ekspresif lho, dibuktikan dengan rasa ingin tahunya yang tinggi, suka mengeksplor lingkungannya, dan playfulness.

Umumnya, kucing Abyssinian termasuk kucing yang sehat, meskipun beberapa penyakit keturunan telah terdeteksi pada ras. Salah satu penyakit bawaan itu adalah atrofi retina progresif yang bisa menyebabkan kebutaan dan amiloidosis ginjal.

 

2. Aegean

Kucing Aegean

Kucing Aegean merupakan kucing asli dari Yunani, tepatnya di kepulauan Cycladic di Laut Aegea. Aegean ini termasuk kucing yang langka karena satu-satunya jenis kucing asli Yunani dan baru dikembangkan secara resmi pada awal tahun 1990-an. Hingga saat ini, ras Aegean belum banyak diakui di organisasi kucing.

Kucing Aegean dikenal cerdas dan aktif, sangat suka bersosialisasi, penuh kasih sayang, dan suka menyuarakan pendapatnya juga, karena doi sudah terbiasa hidup berdampingan dengan manusia. Selain itu, Aegean juga dikenal sebagai pemburu tikus yang handal. Jadi, cocok banget buat di rumah kamu yang banyak tikusnya.

Kucing ini memiliki ukuran tubuh yang sedang dan ramping namun tetap berotot. Bulunya dominan putih, tapi bisa juga bicolored atau tricolored, dengan salah satu dari berbagai warna atau pola yang dikombinasikan dengan warna dominan putih. Bulu kucing Aegean berukuran sedang, tidak berjumbai, tetapi pada bagian ekornya lebat. Matanya berbentuk kacang almond dengan warna hijau.

Ras ini dianggap sebagai ras yang sehat, karena ketika semua ras membawa penyakit keturunan (seperti ginjal, hipertiroid, dan diabetes), ras ini diketahui memiliki sedikit masalah kesehatan yang disebabkan genetik.

 

3. American Bobtail

Kucing American Bobtail
http://fishsubsidy.org/

Dari namanya aja pasti kamu sudah tahu kan dari mana asal si Manis ini? Yeep betul genks, dari Amerika doi. Kucing American Bobtail termasuk salah satu ras kucing yang baru diakui pada tahun 2000 dan mendapatkan status kejuaraan di tahun 2006.

Karakteristik kucing American Bobtail mirip dengan anjing, yaitu suka bermain-main, mudah sekali dilatih, senang berjalan-jalan, dan hobi menyapa kamu di depan pintu. Doi juga termasuk kucing yang ramah dan pintar yang tentunya akan jadi kucing keluarga yang sangat hebat serta bisa bermain bersama anak-anak dan hewan peliharaan lainnya.

Ciri khas yang paling terlihat dari kucing ini yaitu pada ekornya pendek dan penampilannya yang liar disertai dengan tatapan berburu alaminya. Tubuhnya yang atletik dilengkapi dengan ukuran tubuhnya yang sedang sampai besar. Kucing ini terdiri dari semua warna dan pola pada bulunya dan memiliki ukuran bulu pendek hingga panjang. Berat kucing American Bobtail bisa mencapai 10 kg untuk yang jenis jantan, dan tentunya untuk betina bobot tubuhnya lebih kecil dari kucing jantan.

Masalah kesehatan yang rentan di ras American Bobtail yaitu displasia pinggul. Umumnya kucing ini tergolong sehat, meskipun begitu beberapa kucing American Bobtail terlahir tanpa ekor yang disebut dengan “rumpies” yang bisa menyebabkan adanya masalah pada tulang belakangnya.

 

4. American Curl

Kucing American Curl

Awal mula kucing American Curl ini ditemukan di halaman rumah keluarga Rugas di Lakewood, California pada tahun 1981. Kemudian kucing ini melahirkan anak-anak kucing yang sebagian mengambil gen “telinga ikal” tersebut hingga akhirnya kucing American Curl mulai dibiakkan secara luas tapi tetap dengan kehati-hatian.

Kucing American Curl senang berinteraksi dengan kamu dan tentunya memiliki banyak kasih sayang yang siap diberikan ke kamu lho. Doi juga senang bermain dengan anak-anak, jadi kamu bisa memberikannya tugas tambahan untuk jaga anak kamu juga yaaah 😀

“Telinga ikal” pada kucing American Curl ini alamiah yaa genks, biasanya saat lahir telinganya lurus kemudian akan mulai ikal di minggu pertama kehidupannya. Di minggu ke 4 sampai minggu ke 5, telinga ikalnya mulai menetap. Tingkat “keikalan” telinga kucing American Curl bisa berbeda-beda antara 90 sampai 180 derajat. Saat anak kucing mulai dewasa, tulang rawan di telinganya akan mengeras dan menjadi permanen.

Ukuran tubuh kucing American Curl terbilang imut alias kecil, bobotnya hanya mencapai 2.5 kg sampai 5 kg saat dewasa. Tubuhnya tidak kekar tapi gemuk. Ekornya pun sangat panjang sesuai dengan panjang tubuhnya juga disertai di bagian ujungnya meruncing. Doi juga punya kepala yang bulat dan mata yang berbentuk oval. Bulu kucing American Curl ini bisa panjang atau pendek, tapi umumnya berbulu panjang.

 

5. American Ringtail

Kucing American Ringtail
https://www.dogbreedinfo.com/

Sesuai dengan namanya, kucing ini memiliki keistimewaan ekor yang menyerupai cincin, tapi ini bukan hasil rekayasa genetik yaak, which is alami genks. Awal mulanya, Susan Manley menemukan anak kucing lalu merawatnya. Ketika berusia 4 minggu, ekor si kucing mulai melengkung, dan akhirnya Susan Manley memutuskan untuk membawanya ke dokter hewan, namun dokter hewan menyatakan tidak ada masalah pada ekornya yang melengkung.

Kucing American Ringtail terkenal dengan keramahan, keloyalan, dan sifat penyayangnya, meskipun terkadang mereka malu-malu dengan orang asing. Doi bisa juga lho jadi sahabat yang baik untuk anak-anak dan siap membangun ikatan yang lebih kuat lagi dengan anggota keluarga lainnya. Berkeliling dan selalu penasaran sama hal-hal apapun yang menyita perhatiannya adalah hobi kucing American Ringtail.

Di dunia perkucingan ukuran tubuh American Ringtail tergolong cukup besar, panjang, dan berotot. Punggungnya kuat, fleksibel, dan panjang yang dilengkapi dengan bulu lembut nan halusnya. Ekornya melebar dan berotot, terutama di bagian pangkalnya.

 

6. American Shorthair

Kucing American Shorthair

Kucing American Shorthair pertama kali dibawa oleh pendatang Eropa yang hendak ke Amerika karena kemampuan si kucing yang sudah terkenal sebagai pemburu hebat dan tentunya bisa membunuh tikus pembawa penyakit di kapal. Di tahun 1894, kucing ini menjadi favorit para petani karena membantu membasmi tikus dan hama lainnya.

Alasan lain mengapa banyak orang menyukai American Shorthair karena selain doi jago banget memburu hama, dia tetap bisa jadi hewan peliharaan keluarga yang baik. Ditambah dengan bulunya yang pendek, tentunya akan membuat perawatannya jadi lebih mudah.

Variasi warna dan pola pada kucing American Shorthair mencapai 80 macam lho genks, jadi kemungkinan kamu menemukan 1 kucing American Shorthair yang memiliki warna dan pola yang sama akan cukup sulit.

Meskipun doi terkenal sebagai pemburu yang hebat, tapi doi tetap punya sisi lembutnya genks, jadi si Manis ini tetap bisa bergaul dengan anak-anak maupun hewan peliharaan lainnya. Hobi kucing American Shorthair memanjat, karena memang dia menyukai tempat yang tinggi.

 

7. American Wirehair

Kucing American Wirehair

Kucing American Wirehair pertama kali muncul dari mutasi acak kucing American Shorthair di bagian utara New York pada tahun 1966. Melihat bulunya yang tidak biasa, sang pemilik kucing memutuskan untuk membiakkan kucing tersebut dengan breeder lokal. Hingga akhirnya berhasil dikembangkan dan mulai mendapat pengakuan dari CFA serta mendapat status kejuaraan di tahun 1978.

Rasa ingin tahunya yang tinggi, senang bermain, sangat lembut, dan penuh kasih sayang menjadikannya teman terbaik yang akan menemani kamu di rumah. Mereka juga pintar bersimpati dengan keluarga pemilik, jadi kalau ada anggota keluarga kamu yang merasa sedih, kucing ini juga ikut merasakan kesedihan.

Selain terkenal dengan bulu “spiral”nya yang khas, kucing American Wirehair memiliki fisik yang kuat dan berotot, serta struktur badannya yang mirip dengan American Shorthair. Kucing American Wirehair dapat hidup sampai 15 tahun bahkan lebih jika kamu merawatnya dengan sangat baik.

 

8. Anatolian

Kucing Anatolian
https://www.thegreatcat.org/

Kucing Anatolian punya beragam nama, terkadang orang menyebutnya sebagai kucing Turkish Shorthair atau Anadolu Kedisi. Ras ini merupakan ras alami dan banyak yang mengatakan bahwa mereka mirip dengan kucing Turkish Van. Meskipun penemuan awal kucing ini di Turki, seiring berjalannya waktu, kucing ini bisa ditemukan di Eropa dan Amerika.

Banyak orang menyebutnya “raksasa yang lembut” karena mereka sangat menyayangi pemiliknya meskipun berbadan besar. Mereka juga akan dengan senang hati bermain dengan anak-anak dan juga akan tetap akur dengan hewan peliharaan lainnya.

Kucing Anatolian cenderung agak pendiam dan lembut, tapi hal itu bukan berarti kucing ini lebih suka tidur genks, nyatanya mereka tetap hobi lho memanjat ke tempat yang tertinggi di rumah kamu, seperti bagian atas kulkas kamu atau pintu rumah. Karena kucing ini atletis dan berotot, mereka senang berlari, melompat, dan bermain, maka penting bagi kamu untuk menjaganya tetap bahagia dan sehat agar terhindar dari stres.

Kalau kucing umumnya tidak suka terkena air, lain halnya dengan kucing yang satu ini. Mereka sangat suka bermain air, jadi kamu jangan heran kalau kamu memiliki Anatolian yang hobinya membasahi badannya kapanpun mereka mau.

Tubuh kucing Anatolian berukuran sedang dan berotot serta cukup kuat. Salah satu ciri khasnya adalah kaki belakangnya yang lebih panjang daripada kaki depannya, sehingga membuatnya mudah melompat ke tempat yang sangat tinggi. Selain itu, mereka juga sangat lincah dan tangguh.

 

9. Aphrodite Giant

Kucing Aphrodite Giant
https://cattime.com/

Kucing Aphrodite Giant merupakan salah satu dari dua ras kucing alami dari Siprus. Para ahli berpendapat bahwa kucing ini hidup dan berkembang di seluruh pegunungan di Siprus. Berkat ukuran tubuhnya yang besar serta kaki belakangnya yang unik dan panjang membantunya bertahan hidup di pegunungan yang memungkinkan mereka untuk memanjat lereng curam dengan mudah dan berburu mangsa yang besar. Habitatnya yang keras membuat kucing ini mengembangkan bulu panjangnya untuk melindungi mereka dari cuaca dingin.

Ras langka ini berkepribadian baik dan temperamennya tenang sehingga sangat cocok untuk keluarga penyuka binatang, termasuk yang memiliki anak-anak maupun hewan peliharaan lainnya. Karena mereka suka ditemani dengan orang, sebaiknya jangan memelihara 1 ekor Aphrodite Giant tapi sekaligus memelihara kucing lainnya atau jangan ditinggalkan di dalam rumah terlalu lama.

Ciri yang khas dari kucing ini yaitu pada tubuhnya yang besar, kuat, panjang, dan berotot. Kepalanya berbentuk segitiga, bentuk matanya bisa oval atau almond, kakinya tinggi dan panjang, terutama bagian belakangnya, dan telinganya runcing serta lurus.

 

10. Arabian Mau

Kucing Arabian Mau
https://cattime.com/

Jenis ras ini merupakan salah satu ras kucing alami tertua di dunia perkucingan lho genks. Meskipun ras ini baru diakui, namun keberadaannya di Semenanjung Arab sudah mencapai 1000 tahun. Jika kamu pergi ke beberapa negara di dunia, mungkin kamu menemukan kucing Arabian Mau hidup sebagai kucing jalanan, beradaptasi dari lingkungan mereka yang sebelumnya gurun menjadi kota. Kucing ini aktif di malam hari dan lebih suka tidur di siang hari sama seperti leluhur mereka untuk menghindari matahari yang panas di gurun.

Mereka memiliki jiwa sosial yang tinggi dan energik. Bahkan saking aktifnya kucing ini akan berusaha untuk selalu mendapatkan perhatian kamu supaya kamu mengajaknya bermain. Mereka juga sangat cerdas, ramah, dan mudah beradaptasi sehingga mereka akan akur dengan anak-anak maupun hewan peliharaan lainnya.

Ciri unik dari kucing Arabian Mau yaitu pada bagian telinganya yang besar dan runcing yang berguna untuk melepaskan kelebihan panas dari dalam tubuhnya. Ukuran tubuh Arabian Mau sedang dan ramping, yang membuatnya menjadi pemburu yang gesit.

 

11. Arctic Curl

Arctic Curl
https://www.ukpets.com/

Kucing ini relatif baru karena kemunculannya baru di tahun 2008 dan membuatnya menjadi kucing langka. Penny Odell, breeder asal Inggris, ingin membiakkan kucing berbulu putih dengan mata biru sehingga mengawinkan silang antara kucing Selkirk Rex dengan Turkish Angora. Hasilnya adalah kucing Arctic Curl yang memang memiliki ciri fisik dan kepribadian yang mirip dengan orang tuanya.

Selain berbulu putih dan panjang, kucing Arctic Curl memiliki bulu yang keriting lho seperti kucing Selkirk Rex. Karena bulunya yang keriting, membuat kucing Arctic Curl ini terlihat lebih pendek dibandingkan induk turunan Turkish Angora. Mereka juga memiliki bulu ekor juga panjang, halus, dan indah.

Kepribadian kucing Arctic ini benar-benar seperti kucing Selkirk Rex dan Turkish Angora. Kadang mereka sangat aktif bermain, tapi kadang juga mereka menyendiri. Kadang mereka bisa dengan percaya dirinya berkeliling sekitar rumah atau orang asing, lalu mereka bisa saja diam mencari ketenangan dan kedamaian jiwa.

 

12. Asian Shorthair – Malayan

Kucing Asian Malayan
https://yourcat.co.uk/

Kucing Asian Shorthair juga biasa disebut kucing Malayan. Meskipun disebut sebagai kucing Asian, kenyataannya mereka berasal dari Inggris. Ras ini dikembangkan dari insiden mis-mating antara kucing Lilac Burmese dengan kucing Chinchilla Persia oleh Baroness Miranda von Kirchberg pada tahun 1981.

Karakter kucing ini penuh kasih sayang, mirip dengan kucing Burmese. Mereka juga senang bereksplorasi berkeliling di sekitar rumah dan melakukan suatu hal. Karena energinya banyak membuat mereka menjadi kucing yang aktif dan banyak bicara dan mereka juga memiliki suara yang keras. Jadi, luangkan waktu yang cukup untuk berinteraksi dengan kucing Malayan ini.

Kucing Malayan bertubuh sedang, padat, berotot, dan hampir tidak ada lemak. Kakinya juga ramping, dadanya bundar dan lebar, serta ekornya berukuran sedang dan lurus. Bulunya pendek, mengkilap, dan bertekstur halus seperti satin. Matanya bulat dengan kepala yang bulat juga sehingga membuatnya terlihat lebih menggemaskan.

 

13. Asian Semi Longhair – Tiffanie

Kucing Asian Semi Longhair

Ras kucing yang satu ini merupakan versi bulu panjangnya dari ras Burmilla, banyak juga orang menyebutnya sebagai kucing Burmilla Longhair maupun kucing Tiffany. Kucing Tiffany, berasal dari program breeding di pertengahan tahun 1980 antara kucing Burmilla dengan kucing Chinchilla Persia.

Ukuran tubuh kucing Tiffany sedang yang dilengkapi dengan bulunya yang panjang serta halus dan lembut. Pada bagian bawah lehernya terdapat ruff atau jumbai seperti singa. Ciri khas dari kucing Chinchilla yang tentunya juga ada pada kucing Tiffany yaitu pada bagian sekeliling matanya berwarna gelap atau hitam.

Saat kamu melihat kucing Tiffany mungkin kamu sekilas seperti melihat beberapa kesamaan dengan kucing Burmese. Kepalanya bulat dengan ujung melancip seperti baji, matanya besar, telinganya bisa sedang atau besar, ekornya meruncing dengan ujung bulat, dan kakinya ramping.

Awalnya kucing ini tidak begitu dianggap di kalangan breeder karena tidak memiliki karakteristik yang diinginkan dari ras kucing Burmilla, tetapi sebagian breeder lainnya tetap berusaha mengembangkan kucing Tiffany sehingga ras kucing ini makin populer.

 

14. Australian Mist

Kucing Australian Mist

Dari namanya aja pasti kamu sudah tahu juga lah yaaa darimana asal si gembul ini, bahkan kucing ini dijadikan sebagai kucing nasional Australia lho karena kucing ini merupakan satu-satunya ras kucing dari negara tersebut. Kucing Australian Mist ini sulit ditemukan di negara lain, meskipun beberapa breeder berusaha membiakkannya.

Ras ini diciptakan oleh Dr. Truda Straede di tahun 1977 untuk mengembangkan kucing yang akan bahagia sepenuhnya hidup di indoor. Tujuannya untuk menghasilkan keturunan kucing baru yang lembut, karena ada banyak kucing liar di Australia yang menyerang satwa liar asli Australia.

Karakteristik kucing Australian Mist ini sangat mengagumkan, karena mewarisi sifat penuh kasih sayang dari kucing Burmese, kecerdasan dari kucing Abyssinian, dan energetik dari kucing Domestic Shorthair. Kucing ini lebih suka ngemil daripada makan lho, jadi kamu perlu memperhatikan makanannya dengan baik agar mereka tidak obesitas ya.

Ukuran tubuh kucing Australian Mist rata-rata dengan ukuran tulang yang sedang. Kepalanya bulat, bagian matanya pun sama bulat dan biasanya berwarna hijau, serta telinganya besar. Kucing ini memiliki ekspresi yang bagus, karena ditopang dengan dagu, whisker pad, serta hidungnya yang lebar.

 

15. Balinese

Kucing Balinese

Kalau kamu menebak kucing Balinese berasal Bali – Indonesia, sayangnya tebakan kamu salah genks. Asal mereka ternyata dari Thailand lho, alasan dari pemberian nama mereka berdasarkan kecantikan dan keanggunannya seperti penari Bali.

Ras ini sebenarnya kucing Siam berbulu panjang, yang dulu dianggap sebagai keanehan, karena ciri-ciri kucing Siam sendiri berbulu pendek. Contoh paling awal dari kemunculan kucing Siam berbulu panjang di tahun 1920-an. Marion Dorsey dan Helen Smith, breeder asal California dan New York, tertarik untuk mengembangkan ras unik dari kucing Siam berbulu panjang ini di tahun 1950-an.

Ciri fisik kucing Bali tidak jauh berbeda dari kucing Siam, yaitu bertubuh sedang, sangat lentur namun tetap berotot. Tentunya mereka memiliki mata yang biru dan berbentuk almond yang dihiasi bulu panjangnya. Pada bagian wajahnya juga merupakan ciri khas dari kucing Siam alias bermasker yaah genks. 😀

Kucing Balinese biasanya sering disandingkan dengan kucing Himalaya dan kucing Ragdoll, karena memang kedua ras ini mendapatkan coloring dari kucing Siam. Perbedaan di antara mereka yaitu, pada kucing Himalaya memiliki wajah yang lebih rata dan bulu yang lebih lebat dibandingkan kucing Balinese.

 

16. Bambino

Kucing Bambino
https://animalsadda.com/

Ras ini merupakan ras eksperimental yang dilakukan oleh Stephanie dan Pat Osborne dengan mengawinkan silang antara kucing Sphynx yang tidak berbulu dan kucing Munchkin berkaki pendek untuk membuat kucing Bambino secara sengaja. Nama “Bambino” sendiri bermakna bayi dalam bahasa Italia, karena memang mereka tetap seperti anak kucing meskipun mereka dewasa.

Mereka ini kecil-kecil cabe rawit genks! Karena mereka dikenal nakal, suka bergaul, dan suka cari masalah 😀 . Dengan senang hati mereka akan berkeliling di sekitar rumah, bermain, berlari, dan melompat seperti kucing bertubuh normal lainnya.

Kulit kucing Bambino keriput dan kendur, bisa dengan bulu yang sangat samar seperti buah persik maupun tanpa bulu sama sekali. Karena hal ini pula, kamu perlu ekstra menjaganya untuk tidak membiarkan mereka berkeliaran di luar ruangan terkena sinar matahari langsung, kamu juga perlu memberinya sweater agar mereka tetap hangat.

Mereka memiliki telinga yang besar dan menghadap ke depan agar mereka tetap waspada dan mirip dengan telinga kucing Lynx yaitu ada sedikit jumbai pada ujung telinganya. Ukuran matanya juga besar dan berbentuk seperti lemon.

 

17. Bengal

Kucing Bengal

Ras kucing Bengal dihasilkan dari perkawinan silang antara kucing Domestic Shorthair dengan kucing Leopard Asia di tahun 1963. Hasil perkawinan yang pertama ini, si jantan Domestic Shorthair dilakukan pensterilan, lalu kucing Leopard Asia betina dikawinkan dengan kucing jantan Domestic Shorthair lainnya dan menghasilkan kucing Bengal dengan bulu berpola bintik-bintik. Selama tahun 1980-an, Jean Sugden Mill melakukan penyempurnaan ras ini, yaitu menjinakkannya dengan temperamen yang sesuai.

Mereka sangat pintar membentuk ikatan yang erat dengan pemiliknya, suka mencari perhatian, dan menempatkan dirinya di tengah-tengah kegiatan keluarga. Mereka juga sangat unggul dalam hal berlari dan melompat, bahkan tak jarang pula orang menyebutnya seperti “anjing”, karena kamu bisa melatihnya untuk berjabat tangan atau berjalan menggunakan tali. Kalau umumnya kucing takut sama air, hal ini tidak berlaku pada kucing Bengal karena mereka sangat menyukai air, mereka akan bermain dengan air minum yang disediakan kamu dan membuat genangan.

Tubuh kucing Bengal berotot, ramping, berukuran sedang yang dilengkapi dengan gen “glitter” yang membuat bulunya berkilau di bawah sinar matahari langsung. Meskipun dari luar kucing Bengal tampak liar, tapi sebenarnya mereka sangat jinak lho, istilahnya tampang security hati hello kitty 😀 .

 

18. Birman

Kucing Birman

Kucing Birman dipercaya berasal dari Myanmar dan dianggap sebagai kucing suci para biksu. Menurut legenda, biksu Kuil LaoTsun memiliki kucing peliharaan bermata kuning yang bernama Sinh. Suatu ketika biksu tengah berdoa di kaki dewi matahari bermata biru, kuil tersebut diserang, dan sang biksu tewas terbunuh.

Pada saat kematiannya, Sinh meletakkan kakinya di tubuh sang biksu dan menghadap dewi matahari, kemudian bulu tubuhnya berubah menjadi rona keemasan, matanya berwarna biru, sedangkan kaki, wajah, dan ekornya berwarna earth tone. Saat pawsnya menyentuh sang biksu tetap putih sebagai tanda kesucian.

Menurut CFA, dua ekor sepasang kucing Birman dikirim dari Myanmar ke Prancis pada tahun 1919. Sayangnya, kucing jantan tidak selamat di perjalanan, sedangkan kucing betina hamil dan membangun ras ini di dunia Barat. Di tahun 1925, kucing Birman baru diakui di Asosiasi Kucing Prancis sedangkan CFA baru mengakuinya di tahun 1967.

Kucing Birman termasuk kucing yang ramah, cerdas, dan penuh kasih sayang, dan akan jadi sahabat yang baik bagi kamu yang membutuhkan teman di rumah karena mereka siap berkeliling rumah jika menemukan hal-hal yang aneh. Meskipun perawakannya sekilas mirip dengan kucing Siam, tapi kucing Birman tidak senyaring kucing Siam kalau mengeong.

Ukuran tubuh kucing Birman sedang dan kekar yang dipercantik dengan bulu panjang halusnya serta terdapat bulu tebal di lehernya (ruff). Warna bulunya terang, dan karena tekstur bulunya tidak memungkinkan kusut, maka tidak perlu menyisirnya setiap hari. Matanya yang bulat dan biru semakin mempermanis penampilan mereka.

 

19. Bombay

Kucing Bombay

Si hitam manis yang terlihat seperti panther “rumahan” ini sebenarnya tidak ada gen liarnya lho genks. Kemunculan ras ini awalnya di tahun 1953, Nikki Horner yang berasal dari Kentucky, secara selektif mengawinkan silang antara kucing American Shorthair berbulu hitam dengan seekor kucing Burma berbulu hitam dengan gelar Grand Champion. Lalu, Horner secara konsisten mampu menghasilkan kucing berbulu hitam bermata tembaga dengan bulu pendek yang sangat mirip dengan macan tutul India yang menjadi inspirasinya. Sebenarnya ada dua jenis kucing Bombay, yaitu kucing American Bombay dan British Bombay, yang merupakan hasil perkawinan silang antara kucing Burma dengan kucing domestik atau kucing British Shorthair. Namun, keduanya dianggap sebagai ras tersendiri.

Bombay bisa jadi kucing yang sangat usil lho, karena kualitas sifatnya kombinasi antara kucing, anjing, dan monyet! Mereka senang bermain, pintar menghibur diri, dan bisa dilatih menggunakan tali kekang. Selain itu, mereka juga cerdas dan penuh kasih sayang, jadi cocok jika di rumah kamu ada anak-anak maupun hewan peliharaan lainnya. Meskipun mereka terkesan gentleman 😛 tapi mereka tetap akan dengan senang hari duduk di pangkuan kamu.

Ukuran badannya termasuk sedang, yang diperkuat dengan tubuhnya yang lentur dan kepala bulatnya. Telinganya berjarak lebar dengan ujung yang sedikit membulat. Matanya yang berbentuk almond bisa berwarna rona keemasan hingga rona tembaga.

 

20. Bramble

Kucing Bramble
https://id.wikipedia.org/

Saat ini keeksotisan kucing Bramble hanya terdaftar Rare and Exotic Feline Registry (REFR). Penemuan kucing ini berawal dari keinginan Gary Bramlett membiakkan kucing berbulu “spiral” dengan tubuh yang lebih panjang seperti kucing Bengal. Selain itu, tujuannya untuk memiliki kucing berinsting liar namun dengan kepribadian yang lembut. Akhirnya Bramlett mengambil keputusan dengan hati-hati dan dipilihlah perkawinan silang antara kucing Bengal dengan kucing Peterbald yang dilakukan di catterynya. Nama Bramble diambil dari namanya Bramlett itu sendiri.

Tubuh kucing Bramble besar dan sangat berotot. Ekornya juga cukup panjang dan cukup tebal di bagian pangkal yang melengkapi struktur tubuhnya. Matanya juga besar hampir seperti almond tapi sedikit bulat. Telinganya besar yang melebar ke sisi kepalanya.

Karena gen Peterbald mengalir di darahnya, maka kucing Bramble punya hubungan yang baik dengan manusia. Mereka tidak agresif dan ingin menjadi bagian dari keluarga, tetapi mereka akan cenderung memfavoritkan satu orang. Kucing Bramble termasuk kucing yang ekstrovert, karena mereka bisa mengakrabkan diri ke siapapun bahkan ke orang asing. Bramble tetap punya sifat daya tarik yang kuat untuk berburu, kadang-kadang mereka sangat bertekad untuk mendapatkan mangsanya. Mereka juga dikenal pemberani dan dapat bergerak dalam kecepatan kilat.

 

21. Brazilian Shorthair

Kucing Brazilian Shorthair
https://prettylitter.com/

Dari namanya aja pasti kamu sudah bisa menebak asal si manis ini dari mana yaa kan? That’s right dari Brazil! Tapi tidak diketahui kemunculan di tahun berapa genks. Yang pasti kucing ini berkembang dari kucing liar menjadi kucing ras murni. Di tahun 1980an, seorang breeder asal Brazil yang tinggal di New York menyelesaikan administrasi pembiakkan kucing Brazilian Shorthair hingga akhirnya ras kucing ini sudah diakui dan menjadi kucing ras Brazil yang pertama dan satu-satunya yang diakui.

Ukuran tubuh kucing Brazil ini sedang yang dikombinasikan dengan penampilan tubuh ramping nan berototnya. Kamu akan langsung jatuh cinta sama kucing ini jika melihat matanya karena terlihat dramatis dan ekspresif. Warna matanya sendiri bisa berwarna hijau, emas, atau kuning. Kucing Brazil jantan biasanya memiliki ukuran kepala lebih besar daripada kucing betina. Mereka juga sangat lincah karena didukung tubuh rampingnya itu.

Kabar baiknya kucing Brazil ini bisa dipelihara indoor maupun outdoor. Mereka juga suka interaksi penuh kasih sayang dengan manusia. Mereka mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, senang bereksplor, dan bertemu dengan orang baru. Tingkat energi mereka juga tinggi, terutama saat kitten, jadi kamu perlu meluangkan banyak waktu untuk mengajaknya bermain bahkan melatih trik. Karena mereka tergolong kucing yang gesit, jadi kamu jangan heran kalau melihat kucing ini memanjat-manjat furnitur di rumah kamu nanti karena mereka suka mengawasi keadaan sekitar mereka dari tempat yang tinggi.

 

22. British Longhair

Kucing British Longhair

Pada tahun 1914 sampai 1918, para pecinta kucing mulai mengawinkan silang antara kucing British Shorthair dengan kucing Persia, hingga akhirnya menghasilkan ras baru yaitu British Longhair yang memiliki penampilan seperti kucing Persia dan kepribadian seperti kucing British Shorthair.

Kepribadian kucing British Longhair menyenangkan, penuh kasih sayang, dan santai. Mereka cenderung kurang aktif seperti kucing dewasa ras lainnya. jadi penting buat kamu untuk mengajaknya bermain dan berolahraga, karena mereka juga rentan terkena overweight jika asupan makanannya tidak dikontrol. Kucing British Longhair cenderung independen, artinya mereka bisa menghibur diri mereka sendiri untuk menghindari kebosanan. Meskipun terkesan mandiri, nyatanya mereka tetap butuh dibelai dan dimanja juga lho.

Kucing ini memiliki kepala bundar dan pipi tembam. Ukuran tubuhnya sedang, dengan punggung pendek dan berotot, serta dadanya lebar. Matanya besar dan bulat, serta beragam variasi warna tergantung dari warna bulunya juga. Telinganya kecil dan bulat dengan bagian dasar melebar.

 

23. British Shorthair

Kucing British Shorthair

Ras kucing yang satu ini sangat populer, banyak media yang menyoroti keberadaannya sehingga membuatnya semakin populer di dunia. Diyakini, bangsa Romawi lah yang membawa kucing ini pada abad pertama ke Inggris, hidup berdampingan dan dikawinkan dengan kucing liar asli Inggris.

Ratusan tahun kemudian, kucing British Shorthair dikawinkan dengan kucing Persia untuk mengubah penampilannya yang bertujuan untuk mempertebal bulunya. Kepopuleran kucing British Shorthair ini membuat keberlangsungannya terancam di akhir abad ke 19-an. Setelahnya, di tahun 2001 ras ini menjadi jenis yang paling populer di Inggris.

Kucing British Shorthair terkenal dengan sifat independennya, jadi mereka biasanya memilih untuk duduk di sebelah kamu daripada duduk di pangkuan kamu. Selain itu, mereka juga hobi mengamati keadaan di sekitarnya sehingga mereka akan mencari tempat yang tinggi dan akan berdiam diri disana dalam waktu yang cukup lama. Mereka juga termasuk kucing yang cerdas, kamu bisa melatihnya melakukan suatu hal, misalnya melakukan shake hand.

Keistimewaan kucing British Shorthair terletak pada bulunya yang padat dan mewah. Wajahnya juga bulat, pipinya chubby, dan berwarna tembaga-emas pada bagian matanya. Julukan si manis yang satu ini yaitu “Kucing Bulldog” karena penampilannya yang berotot dan dada lebar. Bobot kucing British Shorthair jantan lebih besar daripada kucing British Shorthair betina.

Jika biasanya kucing lain golongan darahnya tipe A, maka si British Shorthair ini tipe B dan ini tipe yang langka. Akan menyulitkan jika dibutuhkan transfusi darah selama prosedur pembedahan.

 

24. Burmese

Kucing Burmese

 

Kucing Burmese berasal dari negara Thailand (Burma). Sejarah asal muasal si Burmese ini cukup kompleks. Sejarawan berpendapat bahwa pada abad ke 18, terjadi penyerangan di Ayutthaya (kerajaan Siam di Thailand) yang kemudian para tentara Burma membawa kucing-kucing yang terdapat di kuil-kuil kembali ke asalnya, yakni Burma. Hingga di tahun 1800-an, muncullah sepasang kucing cokelat di cat show London, dan akhirnya dikembangbiakkan. Hampir 30 tahun kemudian, seekor kucing cokelat betina dibawa dari Burma ke San Francisco oleh Joseph Cheesman Thompson, lalu membiakkan kucing tersebut.

Saat ini terdapat British Burmanese dan American Burmanese. Perbedaannya terletak pada fitur fisiknya, American Burmanese memiliki tubuh yang lebih kekar, pipi chubby, dan moncong pendek, sedangkan British Burmanese lebih oriental dengan wajah segitiga dan tubuh ramping.

Warna coklat pada kucing ini disebut “Gen Burma”; bagian dari seri albino yang mengurangi produksi pigmen. Gen ini mengubah warna hitam menjadi warna cokelat atau semua warna lain menjadi lebih pucat. Kebanyakan area yang lebih gelap terdapat pada bagian wajah, telinga, ekor, dan kaki. Mata kucing Burma berwarna emas yang dilengkapi dengan bulu pendeknya yang halus dan mengkilap.

Kucing Burma memiliki ikatan yang baik dengan keluarga mereka, lebih senang menghabiskan waktu bersama keluarga daripada sendirian. Mereka juga suka perhatian dan kegiatan yang dilakukan bersama kamu tentunya. Jika kamu memelihara hewan peliharaan lain, kamu tidak perlu khawatir mereka akan bertengkar terus yaa, karena si Burmanese ini ramah baik dengan hewan peliharaan lain maupun dengan anak-anak.

 

25. Burmilla

Kucing Burmilla

Kemunculan ras ini terjadi tidak disengaja genks, ceritanya ada satu ekor kucing Burmese dan satu ekor kucing Chinchilla Persia yang dikandangkan terpisah dan sedang menunggu pasangan mereka untuk dibiakkan, lalu petugas kebersihan lupa menutup pintu kandang itu, dan terjadilah *ehemehem* 😀 tak lama kemudian muncullah si Burmilla ini yang merupakan kombinasi antara dua kucing tersebut. Burmilla muncul pada tahun 1981 di Inggris dan dalam beberapa tahun kemudian, ras kucing ini menjadi hits di Inggris.

Seperti kedua orang tuanya; Persia dan Burmanese, Kucing Burmilla penuh dengan kasih sayang, lembut, manis, dan tentunya cerdas. Mereka cenderung tenang dan bisa bermain bersama anak-anak maupun hewan lainnya. Selain itu, mereka juga lebih suka interaksi dengan keluarganya daripada melakukan kegiatan sendirian.

Ras Burmilla dianggap sebagai ras Asia, mengikuti orang tuanya; Burmanese dan Persia.

Ukuran tubuhnya sedang dan berotot serta memiliki moncong yang pendek dengan kepala yang bulat. Bulu kucing Burmilla biasanya pendek, halus, dan lembut; tapi ada juga Burmilla yang berbulu panjang seperti kucing Persia dan shorthair tetapi bulunya lebih padat.

 

26. California Spangled

California Spangled

Kucing California Spangled ini sengaja diciptakan menyerupai macan tutul genks, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran orang-orang agar tidak memburu macan tutul dan mengambil bulunya. Mereka merupakan hasil perkawinan silang antara kucing Abyssinian, Siam, Angora, American Shorthair, dan British Shorthair. Pada tahun 1985 barulah “macan tutul rumahan” ini telah disempurnakan. Namun, keberlangsungannya saat ini terancam punah genks, karena hanya tersisa 200 ekor saja di dunia.

Meskipun penampilannya liar, tapi kepribadian mereka sangat baik lho. Mereka terkenal sangat penyayang, lembut, mudah bergaul, dan suka menghabiskan waktu bersama pemiliknya. Selain itu, mereka juga suka bertengger di tempat yang tinggi untuk memamerkan kemampuan akrobatiknya.

Tubuhnya yang panjang, ramping, dan berotot membuatnya memang menyerupai macan tutul versi mini. Topping off dari “penampilan liar” terdapat pada matanya yang berbentuk almond, telinga sedikit mundur dari wajah, dan tulang pipi yang tinggi.

 

27. Caracal – Desert Lynx

Kucing Caracal Desert Lynx

Caracal merupakan kucing liar yang berasal dari Afrika, Timur Tengah, Asia Tengah, dan India. Bentuk tubuhnya yang kuat, kakinya panjang, wajahnya kecil, telinga berumbai panjang, dan gigi taringnya yang panjang. Biasanya warna bulu mereka reddish tan atau sandy, dan biasanya bulu di bagian perut warnanya lebih lembut dan ada tanda kemerahan kecil. Mereka bisa lho melompat sampai ketinggian 4 meter, bahkan bisa menangkap burung yang sedang terbang. Caracal ini sudah dijinakkan dan digunakan untuk berburu sejak zaman Mesir Kuno.

Kucing Karakal biasanya nokturnal (aktif pada malam hari), meskipun beberapa aktivitas bisa diamati pada siang hari juga. Mereka adalah pemburu yang sangat aktif, mereka akan mengintai mangsanya dalam radius 5 meter, kemudian berlari kencang dan mengejarnya, melompat, lalu menerkamnya. Biasanya mamalia kecil, burung, dan tikus lah yang menjadi mangsa buruannya. Karena keeksklusifan kucing Karakal menjadikannya hewan langka dan salah satu ras kucing termahal yang bisa mencapai 144 juta rupiah!

 

28. Cashmere Cat

Cashmere Cat
https://www.petguide.com/

Kucing Cashmere dikenal sebagai kucing Bengal Longhair. Versi bulu panjang kucing Bengal ini ada karena beberapa kucing membawa gen “longhair”; gen resesif yang menyebabkan anak kucing dilahirkan berbulu lebih panjang. Saat ini, breeder melakukan tes genetik untuk melihat kucing Bengal mana yang memiliki gen resesif tersebut lalu membiakkannya, dan mereka bisa memastikan bahwa kucing Cashmere akan dilahirkan. Meskipun begitu, kucing Cashmere masih dianggap langka lho genks.

Kepribadian kucing Cashmere sama dengan kucing Bengal. Mereka tipe kucing setia yang akan menjadi sahabat pemiliknya, dan mengabdi penuh pada keluarganya. Rasa ingin tahunya juga tinggi, senang bersosial, dan berteman baik dengan anak-anak maupun hewan peliharaan lainnya. Mereka juga aktif, jadi mereka akan memanjat ke tempat yang tinggi di rumah.

Untuk penampilan juga tidak jauh berbeda dengan kucing Bengal Shorthair, kucing Cashmere memiliki bulu yang mewah dan lembut, berpola marmer atau bintik-bintik. Tubuhnya berukuran sedang sampai besar, untuk kucing Cashmere jantan biasanya berukuran lebih besar daripada betina. Selain itu, tubuhnya juga berotot dan atletis.

 

29. Chantilly-Tiffany

Chantilly Tiffany
https://www.madpaws.com.au/

Si manis Chantilly ini sering dianggap sebagai kucing Burma Semi-Longhair, meskipun sebenarnya tidak. Kemunculan ras ini diawali dengan sepasang kucing berwarna cokelat yang tidak diketahui asalnya. Kucing Chantilly pertama lahir pada tahun 1969 di New York. Awalnya kucing ini diberi nama “Foriegn Longhair”, tetapi para breeder merasa nama itu tidak sesuai, sehingga menggantinya dengan “Tiffany”. Antara kucing Tiffanie dengan kucing Tiffany berbeda yaa genks. Perbedaannya kalau kucing Tiffanie merupakan persilangan antara kucing Burmanese dengan kucing Chinchilla Persia, sedangkan kucing Tiffany atau Chantilly merupakan persilangan antara kucing Malaya dengan kucing Burmanese.

Kucing ini bertubuh sedang, berkepala lebar, dan disempurnakan dengan tulang pipinya yang tinggi. Telinganya berukuran sedang dan terdapat bulu yang keluar dari dalam telinganya. Matanya agak lonjong dan sedikit miring.

Temperamen kucing Chantilly manis, karena mereka merupakan teman setia yang tidak banyak menuntut. Selain itu mereka juga lebih senang ditinggal sendirian, jadi cocok untuk kamu yang bekerja seharian di luar memelihara kucing ini, asalkan persediaan makanan, minuman, tempatnya bersantai terpenuhi.

 

30. Chartreux

Kucing Chartreux

Kucing Chartreux termasuk kucing langka yang berasal dari Prancis. Mereka dikenal memiliki bulu ganda berwarna biru keabu-abuan serta berkepribadian seperti anjing. Tingkat kepopuleran mereka semakin meningkat setelah mereka diimpor ke Amerika Serikat di tahun 1970-an. Kucing Chartreux agak pendiam, tetapi mereka akan mengeluarkan suara ketika sedang membutuhkan “sesuatu”.

Mereka juga sangat senang menandai pemiliknya dan akan terus menempel kemanapun si pemilik. Selain itu, mereka akan jadi sahabat yang sangat setia dan loyal. Mereka termasuk pemburu yang hebat lho makanya mereka dulu dipelihara untuk memburu tikus.

Ukuran tubuh kucing Chartreux sama dengan kucing Maine Coon a.k.a besar, bobot tubuh kucing Chartreux betina mencapai 3.5 kg sampai 5 kg sedangkan jantan bisa mencapai 6 kg sampai 8 kg. Orang-orang mengagumi keindahan bulunya berwarna biru keabu-abuan yang pendek namun padat, serta mata berwarna keemasan semakin mempercantik penampilannya.

 

31. Chausie

Kucing Chausie
https://www.mypetzilla.co.uk/

Kucing Chausie ini merupakan kucing hibrida kombinasi antara kucing Abyssinian dengan kucing hutan di tahun 1990-an. Sama seperti kucing hibrida lainnya, si Chausie ini memiliki energi yang tinggi, maka kamu perlu memberikan banyak perhatian dan permainan yang tentunya akan menghilangkan rasa kebosanannya.

Chausie adalah salah satu ras kucing terbesar, mereka dibekali dengan tubuh yang panjang, tinggi, dan ramping berkat gen dari orang tuanya yang merupakan kucing liar. Selain dibingkai dengan tubuh yang besar, mereka juga ditunjang dengan moncongnya yang panjang serta telinga besar yang terkadang berumbai agar semakin memperlihatkan sisi “liarnya”.

Mereka suka bersosial, cerdas, penuh kasih sayang, dan ramah. Mereka juga suka berinteraksi dengan keluarganya, dan perlu diingat jangan meninggalkan kucing Chausie sendirian dalam waktu yang lama atau mereka akan mengacak-acak seluruh rumah kamu 😀

Makanan kucing Chausie hanya daging yaa genks, mereka tidak bisa diberikan makanan yang mengandung tumbuhan karena sistem pencernaan mereka tidak bisa memecah biji-bijian dan sayuran. Jika mereka diberikan makanan yang tidak sesuai, mereka bisa terkena radang usus, malabsorpsi nutrisi, hingga malnutrisi.

 

32. Cheetoh

Kucing Cheetoh
https://www.petguide.com/

Kucing Cheetoh merupakan hasil dari perkawinan silang antara kucing Bengal dengan kucing Ocicat yang sengaja diciptakan oleh Carol Drymon di tahun 2001. Tujuannya untuk menciptakan jenis kucing baru yang memiliki penampilan fisik kucing liar dan kelembutan khas kucing rumahan. Kucing Cheetoh masih menjadi kucing langka karena tergolong masih cukup baru di dunia perkucingan.

Sebagai kucing rumahan, kucing Cheetoh termasuk salah satu kucing terbesar dan tentunya mereka memiliki otot. Kamu akan kagum dengan caranya berjalan, karena ketika kucing Cheetoh berjalan terlihat seperti sedang mengintai mangsa yang hendak diburunya. Gaya berjalan rendah ini dikarenakan kaki belakang mereka yang lebih panjang dibandingkan kaki depannya.

Meskipun penampilan mereka tampak “gahar” sebenarnya mereka lembut, jinak, ramah, suka bersosial dan akan jadi hewan peliharaan yang hebat untuk kamu. Mereka akan membangun ikatan yang baik dengan pemiliknya dan akan memberikan sepenuh hati kasih sayangnya ke orang favoritnya. Kucing Cheetoh tergolong kucing yang sangat mudah dilatih genk, karena mereka memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi, jadi kamu bisa mengajaknya berjalan dengan tali di badannya (harness).

 

33. Chinchilla

Kucing Chinchilla

Kadang kucing Chinchilla disebut Persia Chinchilla karena memang sebenarnya mereka bagian dari kucing Persia. Kucing ini dibiakkan selektif di Inggris pada tahun 1882 untuk mendapatkan warna bulu tertentu. Awalnya anak kucing berwarna smoke bernama Chinnie lahir setelah kucing jantan tersesat dan dikawinkan dengan kucing Persia blue. Yang kemudian, pemilik Chinnie mengawinkannya kembali dengan kucing silver tabby hingga akhirnya menghasilkan kucing Chinchilla jantan pertama.

Kucing Chinchilla memiliki tubuh yang pendek, kekar, dan bulat. Ketika tubuhnya membesar, maka tulangnya akan semakin berat, leher tebal, pinggul dan bagu melebar, bagian kakinya besar dan pendek, serta ekornya tebal. Mata kucing Chinchilla cukup ekspresif, bulat, dan besar. Meskipun kucing ini bagian dari kucing Persia; yang digambarkan memiliki hidung pesek, namun pada kucing Chinchilla hidung mereka tidak sepesek hidung kucing Persia.

Mereka dianggap sebagai kucing yang jinak, lembut, pintar, dan mudah beradaptasi. Mereka akan mudah bergaul dengan orang-orang atau hewan lainnya. Meskipun kucing Chinchilla tidak terlalu aktif, kamu tetap harus mengajaknya bermain sambil berolahraga supaya mereka bahagia dan tentunya memberikan kamu “quality time” bersama kucing sehingga meningkatkan ikatan antara kamu dengan si kucing.

 

34. Chinese Li Hua – Dragon Li

Chinese Li Hua Dragon Li
https://www.vetstreet.com/

Kucing Chinese Li Hua atau disebut juga kucing Dragon Li merupakan kucing langka yang berasal dari Cina karena baru dikembangkan sebagai jenis kucing resmi. Meskipun keberadaan mereka baru dipertunjukkan di Beijing pada tahun 2003, sebenarnya mereka sudah ada sejak 1300 SM. Oleh sebab itu, kucing ini termasuk ras kucing tertua. Keberadaan mereka tentunya dicatat dalam literatur kuno dan kemungkinan telah ada ratusan tahun yang lalu.

Li Hua ini mudah bergaul, gesit, suka bermain, dan cerdas, maka kamu bisa mengajarinya beberapa trik genks. Meskipun Li Hua ini lembut ke manusia, tetapi insting mereka tidak hilang untuk memburu hama, salah satunya tikus.

Tubuh kucing Li Hua kokoh dan besar, bagian kepalanya berbentuk diamond dan besar, sehingga memberi kesan padanya berwajah bulat dan leher yang hampir tidak terlihat. Mereka mempertahankan sebagian besar tampilan fisik dari moyangnya, yaitu berbulu brown mackerel tabby. Uniknya, Li Hua ini mencapai ukuran dewasanya ketika sudah berumur tiga tahun lho.

 

35. Colorpoint Shorthair

Kucing Colorpoint Shorthair

Kemunculan kucing ini pertama kali pada tahun 1940-an. Mereka sengaja diciptakan oleh breeder kucing Siam agar menambah jenis kucing baru yang memiliki fitur seperti kucing Siam tetapi dengan colorpoint tambahan. Mereka dibiakkan dengan mengawinkan silang antara kucing Abyssinian, kucing Siam, dan kucing domestik shorthair red tabby. Terlepas dari variasi warna yang didapatkan, mereka tetap memiliki penampilan dan karakter seperti kucing Siam.

Berkat moyangnya, kucing Colorpoint Shorthair memiliki kepala berbentuk baji dan berukuran sedang. Bulunya halus dan elegan, telinganya runcing besar dengan bagian pangkal yang lebar, secara keseluruhan penampilan kucing ini mirip dengan kucing Siam.

Kucing Colorpoint Shorthair merupakan salah satu ras kucing tervokal di dunia perkucingan. Ketika mereka menginginkan perhatian dari kamu, mereka akan mengeong keras dan kadang-kadang tidak berhenti lho! Mereka akan jadi teman yang setia menemani kamu kemanapun kamu pergi, bahkan tidak segan mereka akan tertidur di pangkuan kamu.

 

36. Cornish Rex

Cornish Rex

Kemunculan kucing Cornish Rex sebenarnya terjadi secara tidak disengaja pada tahun 1950-an di Inggris. Awalnya terdapat 5 anak kucing yang baru lahir, salah satunya jantan yang bernama Kallibunker yang memiliki bulu seperti domba, bulunya dipenuhi rambut ikal yang padat. Ketika besar, Kallibunker memiliki karakteristik seperti kucing Cornish Rex yang kemudian dikawinkan kembali dengan induknya kucing berwarna tortoiseshell bernama Selena. Akhirnya, lahirlah tiga ekor anak kucing, dua diantaranya jantan dan berbulu keriting.

Mereka banyak dikagumi orang-orang karena terlihat elegan bahkan di saat sendiri. Sepanjang hidup kucing Cornish Rex akan selalu bermain fetch atau menangkap, karena mereka termasuk kucing yang aktif. Dengan cakarnya inilah yang membuat gerakan mereka gesit, sehingga mereka sangat suka bermain tangkap dan lempar sesuatu yang kecil.

Bentuk tubuhnya melengkung indah seperti anjing Whippet. Kepalanya khas seperti bentuk telur, dengan tulang pipi yang tinggi dan menonjol, yang membuatnya seperti datang dari “dunia lain”. Meskipun kucing ini memiliki tubuh yang panjang dan sempit, mereka tetap memiliki dada yang tentunya menyempit signifikan di bagian pinggul. Selain itu, mereka juga memiliki bulu yang keriting yang padat, dan ketika kamu mengelus tubuhnya akan terasa bergelombang.

 

37. Cymric

Kucing Cymric

Kucing Cymric ini terkadang disebut kucing Manx berbulu panjang merupakan jenis kucing yang tidak memiliki ekor yang berasal dari tahun 1750. Uniknya, mereka adalah hasil dari mutasi genetik alami dan diintensifkan dari lokasi terpencil di pesisir Inggris, Isle of Man. Kehadiran mereka simpang siur, apakah benar kucing tak berekor ini lahir pertama kali di Isle of Man atau kucing ini dibawa oleh kapal, satu yang pasti populasi kucing tak berekor ini memenuhi pulau tersebut, dan akhirnya membuat Isle of Man terkenal dengan kucing uniknya.

Penampilan lainnya yang menjadi ciri khas kucing Cymric ini yaitu tubuhnya berbentuk bulat, mulai dari bagian matanya yang bulat, bagian belakangnya bulat, bahkan kepalanya pun bulat. Meskipun mereka terkenal sebagai kucing tak berekor, nyatanya tidak semua kucing jenis ini tak berekor lho. Untuk kucing Cymric tak berekor sama sekali disebut rumpies, sedangkan kucing Cymric lainnya disebut rumpies riser; memiliki tiga vertebra yang menyatu di ujung tulang belakang, kucing Cymric yang memiliki lima vertebra disebut stumpies, dan mereka yang memiliki ekor lebih panjang dari lima vertebra disebut longies, meskipun tak sepanjang ekor kucing pada umumnya.

Tentunya, kucing ini akan jadi hewan peliharaan yang sangat baik di keluarga, karena mereka tidak agresif dan cukup lembut. Mereka juga dikenal dengan kecerdasan dan kepribadiannya yang menyenangkan, mereka akan akrab dengan hewan peliharaan lainnya atau jadi sahabat yang baik untuk anak-anak. Meskipun mereka tak berekor, bukan berarti mereka tidak gesit, justru mereka sangat suka melompat.

 

38. Cyprus

Kucing Cyprus

Menurut dunia pengetahuan perkucingan, kucing Cyprus merupakan kucing purba yang telah hidup di pegunungan di pulau Mediterania Siprus sejak lama, bahkan mendahului kucing Mesir 4000 tahun yang lalu. Tidak banyak info mengenai kucing Cyprus ini, salah satu hal yang diketahui bahwa kucing Cyprus pernah diimpor ke Byzantium pada abad ke-4 untuk menekan populasi tikus dan ular.

Kucing ini sangat aktif dan penuh energik, sehingga kamu wajib untuk mengajaknya bermain agar mereka tidak bosan dan tentunya membuat mereka bahagia. Jangan biarkan kucing Cyprus berlama-lama sendiri di rumah, atau mereka akan mengacak-acak seluruh rumah kamu 😀

 

39. Devon Rex

Kucing Devon Rex

Kucing ini berasal dari Devonshire, Inggris pada akhir tahun 1950-an. Mereka merupakan hasil mutasi genetik alami. Awalnya kucing Devon ditemukan di sebuah penambangan timah yang terbengkalai, para breeder awalnya mengira mereka kucing Cornish Rex, namun setelah diamati ternyata mereka bukan bagian dari kucing Cornish Rex.

Kucing Devon Rex termasuk salah satu kucing yang paling menyenangkan dari semua ras kucing yang ada. Mereka akan setia dan mengabdi kepada pemiliknya. Hobi mereka adalah bertengger di pundak pemiliknya dan mengawasi keadaan sekitar. Mereka akan selalu menjadi anak kucing sepanjang hidupnya, jadi kamu harus siap dengan kenakalan-kenakalan yang akan dilakukan seumur hidupnya yaah 😀

Ukuran tubuhnya sedang, terlihat “aneh”, dengan telinga besar, leher kurus dan panjang, dan kepala yang agak menonjol. Bagian mata mereka juga besar seperti mau keluar 😀 dan dilengkapi dengan moncol pendeknya yang dihiasi kumis keritingnya.

 

40. Donskoy – Don Sphynx

Kucing Donskoy

Kucing Donskoy dikenal juga dengan kucing Don Sphynx. Mereka adalah jenis kucing unik yang berasal dekat sungai Don, Rusia pada tahun 1987. Awalnya, Elena Kovaleva menemukan anak kucing yang sedang dirundung anak-anak, kemudian Elena menyelamatkannya dan membawa kucing tersebut ke rumahnya. Tak lama kucing tersebut bulunya mengalami kerontokan, yang Elena pikir hal tersebut merupakan gejala stres pada kucing, ternyata hal ini karena kucing Donskoy berbeda dengan kucing pada umumnya. Kemudian anak kucing tersebut mulai tumbuh besar dan melahirkan anak-anak kucing, ada yang terlahir tidak berbulu sama sekali dan ada pula yang berbulu namun segera rontok.

Donskoy akan jadi hewan peliharaan yang baik karena kepribadiannya menyenangkan dan aktif. Jiwa sosialnya juga tinggi, sehingga rasa ingin tahunya tinggi dan sangat ramah. Jadi, sebaiknya jangan jadikan kucing Donskoy hewan peliharaan tunggal yaah genks, karena mereka suka bersahabat dengan hewan lain.

Kucing Donskoy tipe kucing yang berbulu. Beberapa anak kucing Donskoy terlahir botak, dan ada beberapa anak kucing Donskoy terlahir berbulu namun seiring waktu akan botak juga. Mereka memiliki kulit yang lembut dan hangat, jadi kamu perlu melindunginya dari paparan sinar matahari dan memberikan baju yang melindunginya dari suhu dingin. Ukuran tubuh kucing ini sedang, banyak otot, dan perutnya khas seperti buah pir.

 

41. Dwelf

Kucing Dwelf
https://www.purrobscure.com/

Sekilas kucing imut ini tampak seperti datang dari dunia lain yaa genks, namun mereka seekor kucing dan bukan datang dari dunia lain. Faktanya, kucing Dwelf ini masih tergolong baru di dunia perkucingan, nama Dwelf sendiri diambil dari fitur fisiknya yang seperti elf dan cebol. Kucing Dwelf merupakan hasil perkawinan silang kucing Sphynx, American Curl, dan Munchkin, namun lebih dominan ke kucing Sphynx. Keunikan kucing Dwelf tidak lepas dari kontroversi, karena dianggap tidak etis membiakkan kucing dengan menggabungkan banyak mutasi yang dikhawatirkan akan mengalami masalah pada tulang.

Ciri khas yang paling menonjol dari kucing Dwelf adalah mereka tak berbulu, tapi ada beberapa kucing Dwelf yang memiliki bulu halus dan ketika kamu menyentuhnya seperti beludru. Kumis atau alisnya mungkin pendek atau tidak ada sama sekali. Karena mereka tak berbulu, maka kamu bisa melihat dengan jelas keriputnya, terutama di bagian kaki dan pundak. Ciri khas lainnya yaitu di bagian telinga melengkung ke arah satu sama lain. Karena salah satu moyangnya kucing Munchkin, kucing Dwelf mendapatkan bagian kaki yang pendek dan tubuh panjang.

Kucing Dwelf mampu membuat komunitas sesama hewan lho, karena mereka sangat sosial dan interaktif. Mereka juga suka diikutsertakan dalam setiap aktivitas keluarga manusianya agar tidak merasa kesepian. Kamu perlu memberinya mainan agar mereka bisa melepaskan energinya dan merasa bahagia. Selain itu, mereka juga cerdas, jadi kamu perlu melatih stimulus mentalnya yaah.

 

42. Egyptian Mau

Kucing Egyptian Mau
http://www.catswallpapers.net/

Pengujian genetika mengkonfirmasi keberadaan kucing domestik yang terlihat di Mesir Kuno kemungkinan merupakan ihwal dari kucing Egyptian Mau saat ini. Beberapa pendapat lainnya mengatakan kucing Mau berhubungan dengan kucing liar kecil Afrika. Ras ini hampir hilang di Eropa sebelum Perang Dunia I. Pada tahun 1956, kucing Mau dibawa oleh seorang putri bernama Nathalie Troubetskoy dan berhasil diselamatkan dari kepunahan dengan program pembiakkan selektif.

Kecerdasan kucing Mau sangat mengagumkan dan kesetiaannya tidak perlu diragukan lagi. Mereka akan memilih satu orang yang akan dijadikan favoritnya, tapi tidak menutup pintu ke anggota keluarga lainnya untuk memiliki hubungan yang manis juga. Mau juga bukan tipikal kucing yang banyak bicara, namun biasanya mereka akan sangat berisik ketika perutnya lapar 😀 Tingkat kekepoan dan energi kucing Mau tak terbatas genks, dan mereka akan berinteraksi dengan penuh kasih sayang.

Keeksotisan penampilan kucing Mau yang menjadi daya tarik orang-orang untuk membawanya pulang, memiliki warna mata hijau, dan terdapat bintik-bintik indah di tubuhnya. Kecantikan kucing Mau didukung dengan tubuhnya yang panjang dan berotot, telinga besar dan lebar, kaki depannya lebih pendek daripada kaki belakangnya. Uniknya, anak kucing Mau terlahir memiliki mata yang berwarna kucing yang kemudian akan berubah menjadi hijau ketika berusia 18 bulan.

 

43. European Burmese

Kucing European Burmese
https://thefelinefancier.com/

Di tahun 1930-an seorang pelaut di New Orleans menjual kucing betina yang dibawanya dari Burma ke Dr. Joseph Thompson yang berasal dari San Francisco. Kucing tersebut diberi nama Wong Mau, memiliki tubuh kecil dengan bulu berwarna coklat kenari, yang kemudian dikawinkan dengan kucing Siam dan akhirnya menghasilkan anak kucing berbulu sama. Ketika beberapa keturunan Wong Mau diimpor ke Eropa, mereka memiliki gen yang berbeda dengan kucing Siam red, karena kucing Siam red sedikit berotot dan elegan, penampilannya lebih bulat, dan matanya lebih melengkung.

Kucing European Burmese termasuk kucing yang penuh kasih sayang dan akan menunjukkan kesetiaannya, menjalin persahabatan yang baik, dan mau terlibat dalam setiap kegiatan si pemiliknya. Meskipun kucing ini akan memilih satu orang favoritnya, tapi mereka tidak menutup “pintu kasih sayang” yang diberikan anggota keluarga lainnya. Tidak ada spot tinggi di rumah kamu yang tidak bisa dilompatinya, karena kucing ini merupakan pelompat dan pendaki yang hebat.

Ukuran tubuh kucing European Burmese sedang dengan garis yang elegan, tubuhnya panjang, ramping, dan kokoh. Matanya berwarna khas kuning atau amber. Telinganya berukuran sedang dan bulat yang dilengkapi dengan kepalanya yang indah. Kamu akan semakin memilikinya karena mereka tidak hanya cantik penampilannya tapi kepribadiannya juga menyenangkan.

 

44. European Shorthair

Kucing European Shorthair
http://www.catswallpapers.net/

Saat ini kucing European Shorthair merupakan kucing paling umum yang ada di benua Eropa dan mungkin kucing tertua di Eropa juga. Asal muasal kucing ini ditemukan sejak zaman kaisar Romawi Kuno 2000 tahun yang lalu. Mereka dibiakkan secara luas karena dianggap membantu mengendalikan populasi tikus dan kemampuannya untuk berburu. Sebelumnya, nama lain kucing ini adalah Celtic Shorthair.

Kucing European Shorthair merupakan kucing peliharaan yang baik untuk keluarga karena mereka akan menjalin hubungan yang baik dengan keluarga manusianya. Namun, mereka cenderung akan melakukan pembatasan wilayahnya, sehingga beberapa kucing ini tidak cocok hidup bersama kucing lain. Beberapa kucing European Shorthair bisa hidup rukun dengan hewan lain bahkan kucing, jadi kamu perlu memastikan kembali temperamen kucing yang akan kamu adopsi. Tidak usah diragukan lagi kemampuan berburunya, karena kucing European merupakan pemburu yang hebat serta cerdas yang dilengkapi dengan sifatnya yang lucu dan penuh kasih sayang. Mereka juga mudah beradaptasi dengan lingkungan baru atau orang-orang dengan baik.

Kucing European Shorthair memiliki bulu yang pendek dan padat yang dikombinasikan dengan tubuhnya yang berotot dan kekar serta dipermanis dengan ekornya yang pendek. Bentuk wajahnya bulat dengan ujung telinga yang meruncing.

 

45. Exotic Shorthair

Kucing Exotic Shorthair
http://www.catswallpapers.net/

Kucing Exotic Shorthair ini sengaja diciptakan dengan cepat agar memiliki penampilan seperti kucing Persia tapi tanpa bulu yang lebat. Untuk mendapatkan hasil seperti itu, dua cattery; Lion House Cattery dan New Dawn Cattery mengawinkan silang antara kucing American Shortair, kucing Burma, dan kucing British Shorthair di tahun 1950-an. Kemudian di tahun 1960-an, kucing ini baru diakui secara luas oleh asosiasi kucing di dunia.

Kucing Exotic terkenal pendiam dan lebih suka menghabiskan waktu melihat keadaan sekitar dari jendela atau tidur-tiduran di beberapa tempat favoritnya di rumah. Mereka akan tidur sepanjang hari dan baru mulai aktif ketika sore dan pagi hari. Kucing ini juga mudah beradaptasi dengan lingkungan apapun dan akan akur dengan anak-anak atau hewan lainnya. Karena kecerdasannyalah, mereka mudah dilatih dan mengerti konsep “tidak” yang artinya kucing ini sangat patuh pada pemiliknya.

Tampilan fisik kucing Exotic harus terlihat bulat dari segala sisi meskipun mereka memiliki tubuh yang luar biasa kuat serta tulang yang berat. Ekspresi manis dan rasa ingin tahunya bisa kamu lihat dari matanya yang bulat. Hidungnya yang pesek jelas mengambil dari keturunan moyangnya, yaitu kucing Persia. Bagian ekornya tidak terlalu panjang. Kelucuan fisik dan sifatnya inilah yang membuat kucing Exotic Shorthair disebut sebagai “teddy bear”.

 

46. Foldex

Foldex
https://commons.wikimedia.org/

Pertama kali kucing Foldex dikembangkan di Quebec, Kanada pada awal tahun 1990-an. Untuk menghasilkan kucing Foldex ini, breeder mengawinkan silang antara kucing Exotic Shorthair dengan kucing Scottish Fold. Kucing Exotic Shorthair perlu memperhitungkan keberadaan kucing Foldex nih karena mereka sama-sama mendapat predikat “teddy bear”, yang tentunya predikat ini diperoleh kucing Foldex dari moyangnya yaa a.k.a kucing Exotic Shorthair. Kucing ini baru diakui di asosiasi kucing Kanada saja genks, meskipun Foldex ini juga ditemukan di Eropa dan Amerika Serikat.

Kucing Foldex dikenal dengan karakteristiknya yang ceria, cerdas, dan aktif. Selain itu, mereka juga memiliki kepribadian yang menarik, kamu pasti betah bermain lama dengan doi karena mereka penuh kasih sayang dan mudah beradaptasi sekalipun pada orang asing.

Bagian hidung kucing Foldex berada di tengah antara moyangnya, artinya tidak sependek kucing Exotic Shorthair tapi tidak sepanjang hidung Scottish Fold juga. Telinga kucing Foldex juga tidak sepenuhnya seperti kucing Scottish Fold, telinga kucing Foldex kecil dengan ujung membulat dan lipatan tunggal yang mengarah ke depan atau bawah kepala sedangkan umumnya telinga kucing Scottish Fold memiliki lipatan ganda.

Ketika induk kucing Foldex melahirkan, hanya sekitar setengah dari mereka yang memiliki gen telinga terlipat, sisanya akan tumbuh dengan telinga “straight” sama seperti kucing pada umumnya. Anak kucing Foldex yang memiliki gen telinga terlipat akan mulai menunjukkan telinga terlipatnya saat mereka berusia 21 sampai 28 hari.

 

47. Foreign White

Kucing Foreign White
https://fr.wikipedia.org/

Patricia Turner; seorang ahli genetika hewan, hendak membiakkan kucing oriental berbulu putih dengan bermata biru setelah terinspirasi melihat foto kucing Siam lilac point. Pada umumnya kucing berbulu putih dan bermata biru membawa kecacatan genetik yakni tuli, oleh sebab itu Turner melakukan program pembiakkan kucing berbulu putih dan bermata biru tanpa menjadi tuli. Program ini dimulai di Inggris pada tahun 1962 dengan mengawinkan silang antara kucing Siam seal point dengan kucing British Shorthair putih. Hasilnya seperti yang kita kenal sekarang kucing Foreign White atau dikenal juga dengan kucing Siam putih.

Karakteristik kucing Foreign White sama seperti moyangnya; kucing Siam, mereka sangat penyayang terlebih pada keluarga manusianya, meskipun begitu doi tetap mengharapkan balasan dari cinta yang telah diberikannya ke kamu dengan cara kamu perlu mengelus-elusnya, mengajaknya bermain, atau sekedar duduk di pangkuan kamu. Selain itu, kucing ini tingkat kekepoannya tinggi, jadi ketika dia sedang main ke luar dia bisa aja lho pulang dengan bahan gosip tetangga kamu. 😀

Ciri fisik kucing Foreign White kurang lebih sama seperti kucing Siam. Bertubuh kuat, ramping, dan berotot. Kecantikan kucing Foreign terletak pada bulunya yang putih dan matanya yang biru.

 

48. Gato

Kucing Gato

Kucing Gato ini merupakan kucing eksotis hasil perkawinan silang antara kucing Siam, kucing Himalaya, dan kucing Egyptian Mau. Ukuran tubuh kucing Gato tergolong sangat kecil, yakni kisaran 3 kg sampai 4.5 kg. Meskipun tubuhnya yang mungil daripada kebanyakan ras kucing, tubuh dan kaki Gato tergolong panjang. Biasanya kucing Gato berbulu pendek tapi ada beberapa kucing Gato berbulu sedang sampai panjang; hanya saja jenis ini lebih jarang ditemui.

Kucing Gato berkarakteristik mandiri genks, jadi dia bisa menghibur dirinya sendiri atau kamu juga bisa meninggalkannya selama berjam-jam di rumah dengan catatan makanan, minuman, dan tempat istirahat doi cukup yaa. Mereka juga akan disibukkan dengan berinteraksi dengan sesama kucing maupun hewan lainnya, dan doi ini tipikal kucing yang menghindari pertengkaran genks, jadi dia akan menghindari hewan yang sedang marah atau kesal. Meskipun doi terkesan mandiri, tapi dia tetap kucing yang penuh kasih sayang, dan tetap membutuhkan perhatian juga. Kucing ini juga cukup vokal yaah, jadi siap-siap ajaa gendang telinga kamu pecah *bercanda*, artinya dia akan mengeluarkan suara ketika berkomunikasi dengan pemiliknya atau saat bermain dengan mainan favoritnya.

 

49. Genetta

Kucing Genetta
https://web.facebook.com/FanciFtCatteries

Si imut yang satu ini merupakan ras kucing baru hasil eksperimental dengan mengawinkan silang antara kucing Savannah, Bengal, dan Munchkin. Ras kerdil ini sengaja diciptakan untuk memiliki fitur kaki pendek dengan bulu yang berpola marble atau bintik-bintik. Shannon Kiley awalnya ingin menciptakan ras kucing baru untuk memuaskan pecinta hewan eksotis (Genet), tapi tidak bisa memilikinya dengan berbagai alasan; hanya menyukai tampilan fisik Genet tapi ingin bertemperamen jinak. Kemudian lahir lah kucing Genetta pertama pada 13 Desember 2006, setelah Shannon menyeleksi berbagai ras kucing yang akan dijadikan dasar untuk jenis baru.

Meskipun kucing Genetta terlihat seperti Genet liar, tapi selama program pembiakkan tidak melibatkan Genet sama sekali. Kemungkinan kucing Genetta memiliki garis keturunan kucing Serval, Ocicat, serta Oriental Shorthair. Hingga saat ini kucing Genetta masih dalam tahap pengembangan yang dilakukan oleh Pawstruk Cattery dan juga para breeder sedang berupaya mendaftarkan kucing Genetta ke TICA (The International Cat Association) agar ras kucing ini diakui di dunia.

Energinya yang melimpah membuat kucing Genetta sangat aktif, energetik, dan tentunya kepintarannya tidak usah diragukan lagi. Selain itu, mereka juga lucu, penuh kasih sayang, dan ramah, pokoknya cocok untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah kamu karena doi akan akur dengan hewan peliharaan lainnya. Kamu pasti senang kan kalau dapat perhatian dari orang lain apalagi dari lawan jenis ihiiiiwwwww *ngaku deh*, sama halnya juga dengan si Genetta ini, doi senang berinteraksi bareng keluarga manusianya. Karena mereka tipikal kucing yang suka berteman, jadi jangan tinggalkan Genetta terlalu lama di dalam rumah sendirian yaah genks.

Ketika induk kucing Genetta melahirkan, anak-anak kucingnya bisa memiliki kaki yang panjang maupun pendek, karena salah satu moyang Genetta adalah kucing Munchkin. Kucing Genetta “berkaki pendek” dianggap sesuai dengan standar untuk ras ini dan kucing Genetta “berkaki panjang” dianggap tidak sesuai standar, karena mungkin terlihat seperti kucing Bengal.

 

50. German Rex

Kucing German Rex
https://commons.wikimedia.org/

Kucing German Rex pertama adalah kucing hitam liar yang ditemukan setelah Perang Dunia II berakhir dan diselamatkan oleh Dr. R. Scheuer-Karpin setelah melihatnya berkeliaran di Berlin Timur, kemudian kucing ini diberi nama Lammchen. Sama halnya dengan kucing Cornish Rex, kucing German Rex juga memiliki bulu bergelombang. Beberapa tahun kemudian, Lammchen melahirkan beberapa anak kucing dan di tahun 1957 Lammchen dikawinkan dengan salah satu anaknya, kemudian menghasilkan anak kucing pertama yang dikenal German Rex.

Kucing German Rex termasuk kucing yang ramah dan mudah akrab dengan siapapun, termasuk anak-anak hingga lansia dan hewan peliharaan lainnya. Kamu juga bisa lho mengajarinya beberapa trik permainan seperti fetch atau beberapa gerakan akrobatik karena tingkat kecerdasannya yang tinggi. Selain itu, mereka juga cukup aktif dan gemar berolahraga, jadi kamu perlu nih menyiapkan beberapa permainan dan tentunya ruang untuk doi bergerak yaah. Meskipun doi aktif, doi akan senang hati meringkuk bersama kamu di bawah selimut lalu makan mie kuah + sawi + cabe rawit pas lagi musim hujan. 😀 Doi juga senang lho dimanja dan diperhatikan sama kamu, pokoknya menghabiskan waktu bersama pemiliknya lah yaaa *akujugakoksenangdimanja* PLAAAKK malah curcol genks 😀

 

51. Havana Brown

Kucing Havana Brown
https://commons.wikimedia.org/

Ras kucing Havana Brown diciptakan oleh sekelompok pecinta kucing di Inggris dengan mengawinkan silang antara kucing Siam, kucing Russian Blue, dan kucing domestik hitam pada tahun 1950-an. Kucing ini adalah satu-satunya yang memiliki kumis berwarna cokelat di dunia perkucingan dan tentunya ini jadi syarat mutlak untuk Klub Pedigree Kennel. Untuk variasi Inggris disebut Oriental Chestnut dan lebih mirip kucing Siam, sedangkan untuk variasi Amerika disebut Havana Brown. Program pembiakkan ras ini baik di Inggris maupun Amerika sangat sedikit, sehingga kucing Havana Brown tergolong langka.

Fisik kucing Havana Brown samar-samar mirip dengan kucing Oriental. Havana Brown variasi Amerika bertubuh sedang yang diperkuat dengan otot serta dilengkapi dengan sikapnya yang kuat dan elegan. Havana Brown sangat ekspresif dengan cakarnya, biasanya mereka menggunakannya untuk berkomunikasi dengan pemiliknya atau ketika mereka menemukan sesuatu yang menarik. Mereka akan jadi hewan peliharaan yang baik bagi keluarga karena mereka akan rukun dengan penghuni rumah lainnya dan juga mereka senang berinteraksi dan membangun pertemanan, jadi kamu jangan tinggalkan Havana Brown ini sendirian di rumah yaaa.

 

52. Highlander

Kucing Highlander
https://commons.wikimedia.org/

Karena ciri fisiknya yang seperti kucing liar membuat Highlander menjadi ras kucing yang unik. Highlander merupakan hasil perkawinan silang antara kucing Desert Lynx dengan Jungle Curl yang dilakukan pada tahun 2004. Dua ras hibrida; Desert Lynx dan Jungle Curl, bukan ras kucing liar, doi akan jadi teman main yang asik dan tentunya jinak.

Jika kamu mencari kucing yang suka bersosial, menyenangkan, penuh kasih sayang, dan berkepribadian baik kamu bisa lho menjadikan Highlander sebagai pilihan kucing peliharaan di rumah kamu. Doi sangat aktif lho genks, jadi baik bagi kamu untuk mengajaknya bermain atau berolahraga ringan untuk melepaskan energinya yaa. Kalau kucing biasanya takut air, hal itu tidak berlaku genks buat Highlander, doi justru merasa terpesona dengan air yang mengalir dan dengan senang hati membasahi badannya. Selain itu, mereka juga cerdas lho jadi akan mudah bagi kamu untuk melatihnya atau mengajarinya beberapa trik.

Ciri yang paling terlihat dari Highlander yaitu telinganya yang ikal, bisa sedikit ikal atau sangat ikal tergantung dari kucingnya. Ketika kucing Highlander lahir, telinga mereka akan lurus sama seperti telinga kucing pada umumnya, kemudian saat usianya mencapai 2 minggu, telinganya akan mulai “mengikalkan diri”. Yang menjadi catatan kalau kamu ingin mengadopsi kucing Highlander yaitu cakar polydactilnya, karena mereka memiliki jari kaki ekstra artinya mereka akan lebih mudah berbuat kerusakan di rumah kamu. Kucing ini akan seutuhnya dewasa ketika mencapai usia 3 sampa 4 tahun, mereka akan memiliki bobot tubuh seperti kucing Maine Coon saat sepenuhnya dewasa.

 

53. Himalaya

Kucing Himalaya

Pasti kamu sudah tidak asing lagi kan dengan kucing yang satu ini… Yeep, kucing Himalaya sangat banyak di Indonesia genks, kamu akan mudah menemukan doi jadi salah satu hewan peliharaan teman kamu atau mungkin hewan peliharaan kamu. Si Himmie ini asalnya dari Persia genks, doi merupakan hasil perkawinan silang antara kucing Persia dengan kucing Siam. Meskipun kucing Himalaya suka bermain dan aktif, tapi teteup doi juga suka bersantai ria sama seperti kita juga genkss alias *KAUMREBAHAN* 😀 . Secara keseluruhan, doi kucing yang santai, lembut, dan tenang.

Seperti yang sudah dibahas diawal kalau salah satu moyang kucing Himalaya adalah kucing Persia makanya fisik Himalaya tidak beda jauh dong sama kucing Persia, sama-sama berbulu panjang dengan sentuhan colorpoint khas dari kucing Siam. Awalnya kucing Himalaya lebih mirip ke kucing Siam, kemudian generasi selanjutnya berevolusi dan sepenuhnya condong ke kucing Persia dan menyisakan sedikit khasnya kucing Siam; colorpoint.

Kalau kamu tertarik lebih dalam mengenai si Himmie ini kamu bisa klik Kucing Himalaya.

 

54. Japanese Bobtail

Kucing Japanese Bobtail
https://commons.wikimedia.org/

Salah satu ras kucing alami tertua di dunia berasal dari Jepang dan kemunculan pertama kalinya tertulis dalam catatan lebih dari seribu tahun yang lalu. Peran kucing Japanese Bobtail sangat besar lho genks, karena doi membantu menjaga gulungan rice paper milik biksu Budha dari serangan tikus. Di tempat asalnya sendiri, kucing Japanese Bobtail termasuk kucing jalanan dan tetap digunakan sebagai pemburu tikus. Pada tahun 1968, Elizabeth Freret pertama kali mengimpor kucing Japanese Bobtail ke Amerika Serikat. Meskipun sama-sama memiliki ekor yang pendek, antara kucing Japanese Bobtail dan kucing Manx tidak memiliki hubungan apapun.

Kucing Japanese Bobtail adalah jenis kucing yang senang bersosialisasi yang status kesehatannya sangat baik sehingga kamu tidak perlu khawatir lagi. Doi juga senang berada di sekitar pemiliknya dan melakukan kegiatan bersama bahkan tak jarang mengusili kamu lho! Kalau kamu melihat kucing Japanese Bobtail selalu membawa barang-barang di mulutnya kamu tidak usah heran yaah, karena itu memang kebiasaan uniknya.

Ciri fisik yang paling menonjol dari kucing Japanese Bobtail adalah ekornya. Bagian ekornya yang seperti “kelinci” berukuran 3 inci dengan bentuk melengkung, miring, bergelombang, atau kombinasi dari semuanya. Gen ekor pendek ini sangat dominan, maka keturunan-keturunannya akan memiliki ekor pendek pula. Badannya berukuran sedang, panjang, ramping, dan kokoh, jadi tidak heran kalau kucing ini memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

 

55. Javanese

Kucing Javanese
https://www.moggyblog.com/

Kalau kamu menganggap kucing Javanese ini berasal dari pulau Jawa di Indonesia tebakan kamu salah yaa genks. Helen Smith dari MerryMews Cattery mengawinkan silang antara kucing Balinese dengan kucing Colorpoint Shorthair di tahun 1950. Tujuan penciptaan ras baru ini dimaksudkan untuk membuat kucing yang mirip dengan kucing Siam dengan bulu yang panjang serta variasi warna bulunya lebih beragam. Penamaan ras ini terinspirasi dari pulau Jawa yang merupakan pulau terdekat dengan Bali.

Karena salah satu moyangnya adalah kucing Bali, tentunya kucing Jawa ini banyak bicara genks, mereka juga tidak merasa kesepian kalau ditinggal saat siang hari, tapi akan manja saat malam hari. Kucing Jawa juga sangat aktif genks, jadi doi tidak akan membiarkan lemak menguasai tubuhnya 😀 . Tingkat kekepoannya tinggi, dan selalu mencari cara untuk memuaskan rasa ingin tahunya itu kemudian doi tidak sungkan untuk memberi tahu hasil penemuannya ke kamu.

Tampilan fisik kucing Javanese mirip dengan kucing Siam, bedanya kucing Javanese cenderung lebih lunak, dengan garis lebih panjang, dan lebih ramping. Bagian telinganya besar, mulai dari pangkal lebar dan mengerucut di ujungnya, wajahnya yang berbentuk segitiga juga menonjol yang dihiasi dengan matanya yang berbentuk almond dan berwarna biru.

 

56. Jungle Curl

Kucing Jungle Curl
https://www.rareexoticfelineregistry.com/

Kucing hibrida yang satu ini merupakan hasil eksperimental dengan mengawinkan silang antara kucing hutan Afrika dan kucing domestik. Cakar pada kucing Jungle Curl bisa polydactyl ataupun non-polydactyl, tapi biasanya breeder lebih menyukai yang tipe polydactyl. Bobot tubuh kucing Jungle Curl bisa mencapai 4 kg sampai 25 kg, tergantung dari perawatannya juga.

Kucing Jungle Curl mempertahankan garis keturunan moyangnya, artinya secara penampilan mereka terlihat seperti kucing liar, tapi dari segi kepribadian sama seperti kucing domestik yang penuh kasih sayang. Kalau kamu memelihara kucing Jungle Curl kamu sama saja seperti memelihara anjing lho, kenapa? Karena mereka dengan senang hati akan menjaga rumah kamu ketika kamu pergi dan tentunya mereka sangat suka mengeksplor area rumah kamu.

 

57. Kanaani

Kucing Kanaani
http://petshoptop.ru/

Kanaani merupakan hasil pembiakan kucing hibrida eksperimental antara kucing liar Afrika dengan kucing domestik yang berasal dari Jerman, meskipun kelihatannya berasal dari Yerusalem tepatnya dari Jeruschalmi Cattery pada tahun 1990-an. Adapun tujuan penciptaan ras ini dimaksudkan agar secara penampilan menyerupai kucing liar Afrika namun bertemperamen menyerupai kucing rumahan.

Keanggunan fisiknya diperoleh dari tubuhnya yang berotot dan atletis, bulunya yang pendek dan bertekstur kasar, serta yang menariknya adalah terdapat garis seperti cincin di bagian leher dan ekornya sehingga terlihat seperti memakai kalung.

Sifatnya yang aktif, suka bermain, gesit, ceria, maka kamu memerlukan stimulus seperti cat tree atau berbagai jenis mainan lainnya supaya doi tetap bisa menghabiskan energinya agar terhindar dari stres. Karena Kanaani ini kucing hibrida dan memiliki sifat liar, maka kamu perlu mengawasi ekstra saat kucing kamu sedang bermain agar perabotan rumah kamu aman sentosa yaa genks.

 

58. Karelian Bobtail

Kucing Karelian Bobtail
https://www.petguide.com/

Sesuai dengan namanya, kucing Karelian Bobtail berasal dari Republik Karelia, yang terletak diantara Finlandia dan Rusia. Keunikan dari kucing Karelia menjadikannya kucing yang langka nan cantik yang tentunya mereka merupakan jenis bobtail alami dan tidak bisa disamakan dengan kucing Kurilian Bobtail.

Karena pada dasarnya doi kucing peliharaan, tentunya mereka memiliki sifat yang ramah dan sangat menikmati ketika menghabiskan waktu bersama orang maupun hewan peliharaan lainnya. Selain itu, kemampuan beradaptasi dan tingkat keingintahuannya tidak perlu kamu ragukan lagi genks, karena di atas rata-rata nilainya. 😀

Kucing Karelia Bobtail memiliki ukuran tubuh yang sedang dan bagian kaki belakangnya lebih panjang daripada kaki depannya. Keunikan lain dari doi nih yang tentunya bisa membuat kamu jatuh cinta yaitu pada bagian ekornya yang bentuknya seperti ditekuk atau dipelintir dengan panjang antara 4 cm sampai 13 cm sehingga ekornya menjadi pendek. Nah, bagian ekor ini sama seperti sidik jari lho karena setiap kucing Karelia memiliki keunikan sendiri di bagian ekornya. Bulu kucing Karelian Bobtail bisa panjang atau pendek yaah genks, tapi biasanya sangat lebat.

 

59. Khao Manee

Kucing Khao Manee
http://www.catswallpapers.net/

Kucing asal Thailand yang satu ini ternyata kucing peliharaan bangsawan selama ratusan tahun yang lalu lho genks. Penamaan Khao Manee memiliki arti “permata putih”, sesuai sama penampilannya yang memang serba putih dan sebutan lain dari Khao Manee ialah “kucing bermata berlian”.

Awalnya kucing Khao Manee dilindungi sepenuhnya dari ekspor, sampai akhirnya di tahun 1999, Colleen Freymuth membawanya pertama kali ke Amerika Serikat untuk melestarikan jenis ini karena di Thailand sendiri jumlahnya semakin berkurang. Meskipun kucing Khao Manee belum diakui di asosiasi kucing, tetapi mereka tetap bisa eksis di dunia perkucingan untuk lenggok-lenggok badan di ajang pencarian bakat kucing. 😀

Meskipun kucing yang berbulu putih biasanya mengalami masalah pendengaran, kucing Khao Manee tetap kucing yang aktif, suka bermain, dan tentunya suka diperhatikan. Doi akan jadi sahabat yang baik di rumah kamu untuk menemani segala aktivitas kamu, tapi jangan biarkan Khao Manee sendirian yaah karena doi lebih gampang stres kalau kesepian, jadi kamu harus punya kucing lain untuk menemani Khao Manee.

Karena si Khao Manee berhubungan dekat dengan kucing Siam, siap-siap aja yaah genk sediakan ear muff buat nutupin telinga kamu *canda genks* maksudnya doi akan menyuarakan pendapatnya ketika doi tidak suka sesuatu.

Khao Manee terlahir dengan bulu putih bersih, meskipun beberapa anak kucing Khao Manee terlahir dengan bulu hitam di bagian kepalanya yang seiring waktu akan menghilang di tahun pertama kehidupannya. Ciri khas Khao Manee selanjutnya yaitu di bagian matanya yang odd eye; 1 berwarna biru 1 lagi berwarna kuning atau hijau. Beberapa Khao Manee terlahir dengan tuli sebagian atau tuli sepenuhnya yang memang ciri khas pada kucing berbulu putih dan bermata biru.

 

60. Kinkalow

Kucing Kinkalow
https://catvills.com/

Pas kamu lihat kucing Kinkalow mungkin kamu bertanya-tanya ini kucing apa elf yaah, kok lucu sih telinganya! Atau mungkin kamu berpikir kalau kamu ada di negeri dongeng. Faktanya adalah doi hasil persilangan antara kucing Munchkin dengan kucing American Curl yang dikembangkan oleh Terri Harris pada tahun 1990-an di Amerika Serikat. Kucing Kinkalow termasuk kucing yang langka dan eksotis. Keberadaannya sudah diakui sebagai ras eksperimental oleh The International Cat Association (TICA) dan The Dwarf Cat Association (TDCA).

Kecil-kecil cabe rawit! Istilah itu cocok banget untuk si Kinkalow nih, kenapa? Karena meskipun bertubuh kecil tapi doi tetap punya hobi berkeliling area rumah, bermain dengan mainan favoritnya, melompat, bahkan bermain fetch. Selain itu, doi juga dikenal suka bersosial, yang artinya doi lebih senang terlibat dalam aktivitas yang dilakukan hooman-nya. Pokoknya, kamu tidak akan kecewa saat memelihara kucing Kinkalow.

Karena salah satu moyangnya kucing Munchkin, otomatis kucing Kinkalow kebagian gen kaki pendek dan bertubuh panjang alias kucing kerdil. Uniknya, pada bagian ekor kucing Kinkalow bisa lebih panjang lho daripada panjang tubuhnya sendiri. Nah, salah satu moyangnya kucing Kinkalow adalah kucing American Curl, jadi doi kebagian nih gen telinga melengkung khasnya si American Curl yang berbeda-beda derajat melengkungnya pada setiap kucing. Tapi, ada juga beberapa kucing Kinkalow yang tidak memiliki telinga melengkung.

 

61. Korat

Kucing Korat

Kucing Korat setanah air nih genks sama kucing Siam, artinya asal mereka sama, yaitu dari Thailand tepatnya Ampur Pimai. Saat ini, kucing Korat merupakan kucing nasional Thailand. Referensi pertama yang membahas kucing Korat ada pada Smud Khoi of Cats; buku puisi tentang 17 kucing “semoga beruntung” yang salah satunya si Korat ini. Referensi lainnya yaitu pada manuskrip dari tahun 1350 sampai 1767, Korat Modern atau saat ini dianggap sangat mirip dengan leluhur kuno mereka. CFA atau Cat Fanciers’ Association mengakui bahwa si Korat ini lolos masuk ke dalam dunia perkucingan di tahun 1967.

Korat termasuk kucing yang penyayang dan suka dimanja, terikat kuat dengan hooman-nya dan akan memilih satu orang yang akan dijadikan babu seumur hidupnya favoritnya. Meskipun mereka suka bermain dan lembut pada anak-anak, Korat tidak cocok tinggal di rumah yang berisik dan gaduh karena suara keras akan membuatnya bersembunyi sampai mereka yakin bahwa keadaan sudah aman terkendali. Mereka juga tidak suka sendirian dalam waktu yang lama, tetapi mereka tidak segan untuk membangun persahabatan dengan hewan lainnya termasuk anjing sekalipun.

Tubuhnya yang semi-cobby; meruncing di bagian pinggang, bentuk kepalanya yang menyerupai hati dan dilengkapi pada bagian hidung dan wajah adalah salah dua ciri fisik kucing Korat yang mudah kamu perhatikan. Pada masa pertumbuhan fisiknya, kucing Korat terbilang lambat hingga mereka mencapai usia empat tahun. Begitupula pada bagian matanya, yang bisa berfluktuasi sampai kucing Korat berkembang sempurna.

 

62. Korean Bobtail

Kucing Korean Bobtail
https://reddit.com/

 

63. Korn Ja

Kucing Korn Ja
http://www.catswallpapers.net/

 

64. Kucing Malaysia

Kucing Malaysia
https://id.wikipedia.org/

Kemunculan pertama kali ras kucing Malaysia yang dibiakan pada tahun 1994 merupakan ras kucing pertama yang berasal dari Malaysia. Secara penampilan fisik, kucing Malaysia tampak seperti kucing Tonkinese dan warna bulu menyerupai kucing Ragdoll. Hingga saat ini, kucing Malaysia terus disempurnakan standar-standarnya oleh Malaysia Cat Club agar keberadaannya diakui di kancah internasional.

Karakteristik fisik kucing Malaysia memiliki ukuran tubuh yang sedang dan berotot serta berbulu pendek. Keunikan kucing Malaysia yaitu pada bagian kepala dan matanya yang berbentuk seperti telur. Karena kucing Malaysia masih dalam tahap penyempurnaan, maka belum banyak informasi yang bisa didapat mengenai ras kucing ini.

 

65. Kurilian Bobtail

Kucing Kurilian Bobtail

 

 

66. Lambkin

67. LaPerm

68. Lykoi

69. Maine Coon

70. Mandalay

71. Manx

72. Mekong Bobtail

73. Minskin

74. Minuet Cat

75. Mojave

76. Munchkin

77. Napoleon

78. Nebelung

79. Norwegian Forest

80. Ocicat

81. Ojos Azules

82. Oregon Rex

83. Oriental Bicolor

84. Oriental Longhair

85. Oriental Shorthair

86. Owyhee Bob

87. Pantherette

88. Persia

89. Peterbald

90. Pixie-Bob

91. Poodle Cat

92. Raas – Busok – Madura

93. Ragamuffin

94. Ragdoll

95. Russian Blue

96. Russian White, Black, dan Tabby

97. Safari

98. Sam Sawet

99. Savannah

100. Scottish Fold

101. Scottish Straight

102. Selkirk Rex

103. Serengeti

104. Serrade Petit

105. Siamese

106. Siberian

107. Siberian Forest

108. Singapura

109. Skookum

110. Snowshoe

111. Sokoke

112. Somali

113. Sphynx

114. Stone Cougar

115. Suphalak

116. Thai

117. Tonkinese

118. Toyger

119. Turkish Angora

120. Turkish Van

121. Turkish Vankedisi

122. Ukrainian Levkoy

123. Wila Krungthep

124. York Chocolate

Irma Deistya Pecinta kucing yang dulunya takut kucing, Kemudian mulai memberanikan diri dan akhirnya jatuh cinta terlalu dalam ke dunia perkucingan