Irma Deistya Pecinta kucing yang dulunya takut kucing, Kemudian mulai memberanikan diri dan akhirnya jatuh cinta terlalu dalam ke dunia perkucingan

Ciri-Ciri Kucing Hamil

ciri ciri kucing hamil

Kucing adalah hewan yang menggemaskan dan tentunya dapat memberikan kebahagiaan bagi pemiliknya.

Bagi pemilik kucing betina pasti mendambakan kucingnya hamil karena akan menambah kesenangan tersendiri di dalam rumah.

Cara termudah mengecek kucing kita hamil atau tidak adalah dengan memeriksakannya ke dokter hewan agar mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Namun tidak harus selalu memeriksakan kucing kita hamil atau tidak ke dokter hewan, kita juga bisa melihat ciri-ciri kucing hamil dari perubahan fisik dan perilakunya.

Berikut kita akan bahas apa aja sih ciri-ciri kucing hamil:

Ciri-Ciri Kucing Hamil

Untuk mengetahui kucing kesayangan kita sedang hamil, kita bisa melihat dari perubahan fisiknya yang akan terlihat jelas jika kita memperhatikan kucing kesayangan kita secara rutin, antara lain:

1. Perut Membesar

Ciri-ciri kucing hamil yang pertama dan paling mudah terlihat secara fisik adalah perutnya makin membesar dan juga menegang.

Umumnya perut kucing mulai terlihat membesar ketika usia kehamilan masuk 5 minggu dan akan terus membesar hingga nanti melahirkan.

Besarnya perut kucing hamil juga tergantung dari jumlah anak yang dikandungnya dan juga akan mempengaruhi seberapa pembesaran perut kucing hamil tersebut.

 

2. Puting Kucing Kemerahan dan Membesar

Ciri-ciri kucing hamil selanjutnya adalah puting si kucing menjadi kemerahan dan membesar. Umumnya tanda ini terjadi ketika kucing telah hamil pada usia 2 minggu (hari ke 15 sampai 18).

Perubahan ini juga disebut dengan “pinking up” yang menandakan bahwa kucing kita sedang mempersiapkan diri untuk menyusui bayinya jika sudah lahir nanti.

Kendati demikian, puting kucing yang memerah dan membesar tidak selalu menandakan bahwa kucing kita hamil, tetapi bisa juga sebagai tanda bahwa kucing kita sedang dalam fase birahi atau karena beberapa penyakit yang ditandai dengan gejala ini.

 

3. Punggung Kucing Melengkung

Jika kita perhatikan lebih dalam kucing kesayangan kita dari ujung kepala hingga ke ekornya maka akan nampak lengkungan pada punggung kucing dengan bagian perut yang membulat besar.

Tentu saja berbeda jika dibandingkan dengan kucing biasa yang tidak hamil akan terlihat datar.

Akan terlihat lebih jelas ketika usia kandungan si kucing bertambah sehingga bagian perut kucing akan membulat besar.

 

4. Keluar Air Susu

Tanda keluarnya air susu dari puting si kucing bisa menandakan bahwa si kucing telah hamil tua dan akan segera melahirkan dalam kurun waktu 2 hingga 3 minggu ke depan.

Cara untuk memastikan kucing kita sudah mengeluarkan air susu atau belum kita bisa memencet puting si kucing dengan lembut.

 

5. Bulu Rontok

Bulu rontok merupakan salah satu indikasi bahwa si kucing sedang hamil. Biasanya kucing akan mengalami kerontokan pada bulunya dan serta bulunya akan terlihat lebih tipis dari biasanya.

Bulu rontok ini biasanya terjadi di bagian sekitar puting si kucing tetapi bisa juga di bagian tubuh lainnya.

Kerontokan pada bulu kucing ini disebabkan karena meningkatnya hormon kulit yang menyebabkan kulit kucing menjadi berminyak.

Tapi jangan khawatir! Kondisi ini hanya berlangsung sementara selama 1 hingga 2 minggu dalam waktu kehamilan dan bersifat alamiah.

 

Selain perubahan dari sisi fisiknya, kita juga bisa memperhatikan perubahan pada perilaku si kucing kesayangan kita yang tengah hamil.

Berikut adalah perubahan perilaku yang umumnya terjadi pada kucing yang sedang hamil:

6. Nafsu Makan Meningkat

Si mpus yang sedang hamil pada umumnya mengalami peningkatan pada nafsu makannya dibandingkan kucing biasanya, karena kucing hamil memerlukan protein dan energi yang lebih banyak dari biasanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi anak yang dikandungnya.

Hampir sama dengan manusia, kucing hamil juga mengeluarkan energi lebih banyak sehingga membuat si kucing nafsu makannya cenderung meningkat.

Nafsu makan akan terus meningkat pada masa kehamilan setelah usia kandungan telah 3 minggu.

Oleh sebab itu penting bagi kita untuk memberikan makanan dan minuman yang berkualitas guna memenuhi kebutuhan kehamilan si kucing kesayangan kita.

 

7. Berat Badan Meningkat

Ciri-ciri kucing hamil selanjutnya adalah berat badan si kucing naik satu hingga dua kilogram tergantung dari jumlah anak yang dikandungnya karena nafsu makan yang meningkat juga. Semakin banyak jumlah anak yang dikandungnya maka berat badan si kucing juga akan meningkat drastis.

 

8. Morning Sickness

Tidak hanya manusia yang mengalami morning sickness ketika hamil, kucing kesayangan kita pun juga mengalami morning sickness yang ditandai dengan mual dan muntah selama hamil.

Meskipun tidak selalu terlihat jelas jika kucing yang sedang hamil mengalami morning sickness, tetapi terdapat beberapa kucing yang menunjukkan ciri-ciri mual sehingga malas makan di awal kehamilannya.

Maka, kita sebagai pemilik harus lebih memperhatikan kucing kesayangan kita.

 

9. Sering Muntah-Muntah

Sama seperti manusia ketika hamil kucing pun juga mengalami fase sering muntah-muntah. Namun tidak selalu kucing yang hamil mengalami muntah-muntah.

Sebaiknya jika kucing kita mengalami muntah-muntah segera bawa ke dokter hewan dan memeriksakannya agar mengetahui lebih lanjut penyebab kucing kita muntah-muntah.

 

10. Hasil USG Positif

Kita juga bisa membawa kucing kesayangan ke dokter hewan untuk memeriksakan kehamilan si kucing dengan melakukan USG.

Hal ini bertujuan agar mendapatkan hasil yang lebih akurat dan lebih detail seperti jumlah anak yang dikandungnya, dll.

Tindakan USG ini juga dapat memperlihatkan detak jantung janin kucing sejak usia kehamilan 20 hari. Jika usia kehamilan kucing sudah lebih dari 45 hari bisa dilakukan pemeriksaan lebih rinci menggunakan x-ray untuk melihat posisi serta jumlah anak yang dikandung oleh induk kucing kesayangan kita.

 

11. Siklus Birahi yang Berhenti Tiba-Tiba

Bagi pecinta kucing pasti biasanya mengamati kapan kucing kita mengalami birahi atau mungkin mengetahui waktu tertentu kucing sedang mengalami masa birahi.

Satu periode siklus kucing birahi rata-rata adalah 1 sampai 1.2 bulan dan waktu birahi akan berlangsung selama 7 hari.

Namun, apabila dalam siklus birahi si kucing tidak minta kawin atau bahkan si kucing tampak tidak memiliki masa birahi artinya siklus birahi telah berhenti.

Maka ada kemungkinan besar bahwa kucing kita telah hamil 1 minggu atau hamil muda.

 

12. Lebih Sering Tidur

Selain ciri-ciri kucing hamil yang telah disebutkan di atas, kita juga bisa memperhatikan siklus tidur si kucing.

Kucing yang sedang hamil cenderung pasif dan lebih suka bermalas-malasan atau tidur. Tetapi, bukan berarti kucing yang sering tidur sedang sakit, kita harus lebih memperhatikan ciri-ciri kucing hamil lainnya.

Meskipun kucing hamil cenderung pasif, tetapi untuk urusan makan jelas menjadi lebih aktif alias nafsu makannya meningkat.

 

13. Nomaden

Kucing yang sedang hamil biasanya tidak hanya berdiam diri dan akan berpindah-pindah untuk mencari tempat yang nyaman bagi dirinya.

Walaupun kita telah memberikan tempat tidur khusus untuk kucing, namun biasanya si kucing lebih memilih menolaknya dan berpindah ke tempat lain.

Hal ini bertujuan untuk mencari tempat yang dirasa paling aman dan nyaman untuk mempersiapkan kelahiran si bayi kucing nantinya.

 

14. Kucing menjadi Lebih Pendiam

Kita juga bisa mengamati pergerakan kucing yang cenderung akan berubah menjadi lebih lembut dan lebih kalem ketika kucing kesayangan kita sedang hamil.

Meskipun keseharian si kucing sangat aktif, lincah, serta gemar bermain-main.

 

15. Sensitif terhadap Kucing Lain

Kucing yang sedang hamil akan lebih sensitif dari biasanya, karena insting induk kucing yang seperti ingin melindungi anak yang sedang dikandungnya.

 

16. Mencari Tempat atau Sarang

Jika kucing kesayangan kita sudah di tahap akhir kehamilannya, biasanya kucing akan berkeliling kesana-kemari untuk mencari tempat yang dirasa aman, nyaman, hangat, serta tenang yang akan digunakannya sebagai tempat untuk melahirkan anaknya.

Tempat atau sarang itu juga akan digunakan oleh bayi-bayi kucing menghabiskan hari-hari awal kehidupannya sebagai bayi kucing.

Biasanya kucing akan membawa barang yang hangat seperti handuk, kain bahkan selimut sebagai tempat melahirkannya.

Ketika kita sudah mengetahui gerak-gerik kucing kesayangan kita akan melahirkan, kita bisa membantunya dengan menyiapkan tempat yang aman dan nyaman bagi kucing kesayangan kita dan menyediakan tumpukan handuk kering.

 

17. Bersikap Defensive

Kucing yang sedang hamil biasanya akan terkesan lebih galak daripada biasanya karena sebagai bentuk proteksi pada anak yang sedang dikandungnya.

Sifatnya yang cenderung galak merupakan bentuk kasih sayang kepada anak yang dikandungnya untuk selalu melindungi.

 

18. Manja dan Lebih Lembut

Kucing yang sedang hamil biasanya akan bersikap lebih manja dan tingkahnya menjadi lebih lembut kepada kita sebagai pemiliknya.

Si kucing tiba-tiba akan mendatangi dan mengelilingi kita lalu minta untuk dielus-elus dengan lemah lembut.

Namun, tidak semua kucing hamil bersikap manja dan lebih lembut, terdapat pula kucing hamil yang terlihat gelisah dan menyendiri.

 

19. Cari Perhatian (Caper)

Pada dasarnya setiap kucing memang bersifat manja, tetapi kucing yang tengah hamil akan meningkat tajam sifat manja daripada biasanya. Sehingga kucing kita akan selalu mengikuti kita kemanapun kita pergi dan mengganggu kita.

Kucing akan lebih sering mendekati kita untuk mencari perhatian atau hanya untuk bersantai dan meminta untuk dielus-elus oleh kita.

 

 

Merawat kucing yang sedang hamil perlu perhatian yang ekstra hati-hati.

Karena jika kucing terkena benturan yang terlalu keras, merasa tertekan, maupun mengalami stres dapat mengakibatkan si kucing keguguran.

 

Irma Deistya Pecinta kucing yang dulunya takut kucing, Kemudian mulai memberanikan diri dan akhirnya jatuh cinta terlalu dalam ke dunia perkucingan